loading...
Foto/Humas Polda

PURWOREJO, JOGLOSEMAR NEWS.COM Tingginya pelanggaran yang dilakukan oleh para pengendara motor, dikarenakan masih rendahnya kesadaran untuk mematuhi rambu – rambu.

“Dari para pelanggar yang terjaring pada kegiatan operasi tersebut mayoritas di dominasi oleh anak- anak yang belum cukup umur. ” Kata AKP Marlin Supu Payu saat konfrensi pers di Satlantas dilansir Tribratanews Polda Jateng, Minggu (10/11/2019).

Dari Operasi Zebra Candi 2019 yang digelar Polres Purworejo dari (23/10/20019) hingga (5/11/2019) . Operasi yang digelar selama 14 hari tersebut , Satlantas Polres Purworejo telah menindak sebanyak 2.912 pengendara kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat dengan tilang.

Baca Juga :  Berduaan Hingga Larut Malam, Sepasang Pria dan Wanita di Kayen Digerebek Rame-Rame oleh Warga dan Digelandang ke Kantor Polisi

Angka itu melampau dari 2800 yang ditargetkan Polda Jateng, kebanyakan pelanggarnya anak dibawah umur.

Maka pihaknya menghimbau kepada anak – anak yang notabene memiliki SIM jangan membawa kendaraan sendiri ke sekolah.

Selain itu pihak Satlantas secara intesif melakukan pencegahan , kunjungan ke sekolah – sekolah di Purworejo untuk melakukan sosialisasi kepada siswa – siswi SMA / SMK se Purworejo.

“Supaya paham bahwa anak-anak di bawah umur tidak diizinkan mengendarai sepeda motor ” tambah Kasat Lantas.

Kami menghimbau kepada para orangtua siswa agar peduli dan sayang kepada anak – anaknya . Seharusnya anaknya yang belum cukup umur di suruh naik angkutan kota saja.

Baca Juga :  Menengok Keindahan Istana Parnaraya Wonogiri Yang Bikin Gubernur Ganjar Jatuh Hati. Rela Nginap, Paginya Sarapan Debog Pisang

“Kalau dekat, naik sepeda ontel. Karena jika anak di bawah umur menaiki sepeda motor, belum bisa mengontrol emosi,” tandasnya. JSnews