JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

25 Penjual Miras di Sragen Disidang dan Kena Denda Rp 8 Juta Subsider 3 Bulan Penjara. Masih Nekat Mau Jual Miras?

Ribuan botol miras hasil operasi jelang Nataru dimusnahkan di Polres Sragen, Rabu (19/12/2019). Foto/Wardoyo
Ribuan botol miras hasil operasi jelang Nataru dimusnahkan di Polres Sragen, Rabu (19/12/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN,JOGLOSEMARNEWS.COM Polres Sragen melansir setidaknya ada 25 penjual minuman keras yang tertangkap dalam operasi Jelang natal dan tahun baru 2020.

Mereka langsung diproses hukum dan divonis denda hingga subsider kurungan penjara. Mayoritas didenda antara Rp 3 juta hingga Rp 8 juta dengan tiga bulan subsider kurungan penjara.

Hal itu terungkap dalam giat Pemusnahan BB miras hasil Operasi yang digelar Polres Sragen beberapa waktu terakhir.

Para penjual miras yang diproses itu berasal dari berbagai kecamatan. Seperti kawasan Sidorejo Kedawung dan Kroya, Kecamatan Karangmalang, Tangen serta beberapa wilayah lainnya.

Baca Juga :  Melihat Bahagianya Anak-Anak Yatim di Sragen Terima Kado Cinta Jelang Bulan Muharam dari Solopeduli

Kemudian miras juga ditemukan dari dua toko kelontong di Widoro Sragen Wetan, dan Krapyak Sragen Wetan.

”Semuanya dapat putusan hakim kenetapan inkrah, terdapat 25 kasus ada yang tidak berizin dan ada yang komsumsi di lapangan. Dari putuskan kemarin 8 juta ada subsider 3 bulan kurungan,” kata Wakapolres Kompol Saprodin mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan .

Wakapolres Sragen juga berharap, dari hasil razia dan sitaan tersebut bisa membuat jera penjual dan pemakai miras di Sragen. Para penjual selama ini tidak memiliki izin sesuai dengan Perda Miras Kabupaten Sragen Nomor 3/2018. Operasi akan terus berlanjut hingga ke wilayah.

Baca Juga :  Kasat Lantas Sragen Resmi Berganti. Masih Muda AKP Ilham Dipesan Bisa Makin Tekan Angka Kecelakaan, AKP Sugiyanto Sukses Turunkan Peringkat Laka dari 2 Tertinggi di Jateng ke Posisi 13

”Semoga ini bisa menjadi efek jera. Dengan dilakukan tindakan ini, kami juga selalu menerima laporan masyarakat jika diwilayah masing – masing ada penjual miras. Maka nanti kami dari kepolisian bakal menindak tegas dan merazia seperti kemarin itu,”ujarnya. Wardoyo