JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bakal Cawabup PKS dan PKB Sragen Bicara Soal Fit and Proper Test di DPD PDIP. Dedy Hemat Komentar, Suroto Sebut Soal Kesiapan Amunisi

Dedy Endriyatno (kiri) dan Suroto (kanan)

IMG 20191223 015404
Dedy Endriyatno (kiri) dan Suroto (kanan)

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Selain bakal calon bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati, sejumlah bakal calon wakil bupati Sragen yang mendaftar lewat PDIP, juga menjalani fit and proper test di DPD Jawa Tengah.

Di antara sekian nama, ada dua kandidat Bacawabup yang mengaku juga sudah dites uji kepatutan dan kelayakan di Panti Marhen Semarang, Sabtu (21/12/2019).

Mereka adalah Wabup petahana yang mendaftar di posisi Cawabup, yakni Dedy Endriyatno dan Ketua Fraksi PKB DPRD Sragen, Suroto.

Kepada wartawan saat ditemui di arena CFD Akhir Tahun, Minggu (22/12/2019) pagi, Dedy relatif hemat komentar perihal tahapan fit and proper test yang ia jalani.

Baca Juga :  Ajakan Bercintanya Ditolak Lalu Kalap, Edi Santoso Asal Kedawung Sragen Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara. Mengaku Menyesal!

Kader PKS itu hanya menyebut dirinya sudah mengikuti fit and proper test bersama beberapa bakal calon kepala daerah lain.

”Di ruangan ada beberapa dari kepala daerah lain. Yang dari Sragen saya kurang mencermati siapa saja yang hadir,” ujarnya.

Berbeda dengan Dedy, Ketua Fraksi PKB DPRD Sragen Suroto mengaku lebih banyak dicecar pertanyaan. Ia mengatakan berangkat sendiri ke Semarang untuk menghadiri undangan fit and proper test di DPD PDIP Jateng.

Dia menjalani tes sekitar pukul 11.00 WIB oleh tim DPD Jawa Tengah. Menurutnya, banyak yang ditanyakan oleh tim kepadanya.

Baca Juga :  Sartikawati Dibunuh Karena Menolak Diajak Hubungan Intim. Sempat Diajak Pesta Miras, Saat Mabuk Didorong ke Waduk Kembangan Sragen

Selain motivasinya mendaftar, ia juga banyak dicecar soal latar belakangnya termasuk kiprah pengalaman politik dan usahanya.

”Ya saya sampaikan apa adanya, soal pernah usaha kayu dan pengalaman menjadi kepala desa,” ujarnya.

Ia tak menampik dirinya juga ditanya soal kesiapan amunisi atau dana untuk kampanye. Jika direkomendasi tentunya harus dipersiapkan.

”Finansial ya harus siap, kalau diberi kepercayaan ya digunakan untuk kesejahteraan utara bengawan secara khusus, dan se-Sragen secara umum,” pungkasnya. Wardoyo