JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Fakta Baru Tewasnya Siswa PSHT Sragen, Kasat Reskrim Ungkap Belum Temukan SOP Latihan. Sertifikat Pelatih Untuk Tersangka Juga Belum Ada! 

Kasubag Humas AKP Harno (kiri) bersama Kasat Reskrim AKP Supardi saat menunjukkan dua seragam PSHT yang diamankan sebagai barang bukti saat pers rilis, Senin (2/12/2019). Foto/Wardoyo
Kasubag Humas AKP Harno (kiri) bersama Kasat Reskrim AKP Supardi saat menunjukkan dua seragam PSHT yang diamankan sebagai barang bukti saat pers rilis, Senin (2/12/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Polres Sragen menggelar konferensi pers penanganan kasus tewasnya salah satu siswa perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) asal Saren, Kalijambe berinisial MA (13), Senin (2/12/2019).

Polisi menyampaikan hingga kini pengurus PSHT ternyata belum bisa menunjukkan sertifikat kepelatihan untuk tersangka berinisial FAS (16).

“Sampai saat ini, sertifikat untuk melatih dari pihak organisasi belum bisa menunjukkan,” papar Kasat Reskrim AKP Supardi mewakili Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan kepada wartawan, Senin (2/12/2019).

Baca Juga :  2 Tahun Tutup Total, Obyek Wisata Pemandian Air Panas Bayanan Akhirnya Dibuka Kembali. Tapi Pengunjung Wajib Taati Aturan Ini!

FAS sudah ditetapkan sebagai tersangka setelah tendangannya ke perut korban, membuat siswa kelas 1 MTS itu meregang nyawa.

Kasat Reskrim menguraikan untuk mengusut tuntas kasus ini, pihaknya sudah memeriksa sejumlah saksi baik yang ada di lokasi latihan, pengurus ranting, pelatih lain hingga pengurus PSHT Cabang Sragen.

Baca Juga :  Menohok, Presiden Sindir Ada Aparat Sowan Pimpinan Ormas yang Sering Bikin Keributan. Polisi Diminta Jangan Gadaikan Wibawa Tapi Bantu Kaum Lemah!

Dari keterangan pengurus cabang PSHT, bahwa siswa yang sudah disahkan maka langsung bisa melatih. Dari pengurus juga menyampaikan di setiap ranting sudah dibentuk pelatih khusus.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua