JOGLOSEMARNEWS.COM Wisata Kuliner

Mengapa Kebanyakan Gerobak Mi Ayam Berwarna Biru? Asalannya Masih Misteri

Ilustrasi gerobok mi ayam berwarna biru. Jurnaba.co
madu borneo
madu borneo
madu borneo

JOGLOSEMARNEWS.COM — Kita sadari atau tidak, kebanyakan gerobak mi ayam berwarna biru. Belum diketahui alasan sebernarnya mengapa gerobak mi ayam berwarna biru. Kenapa bisa begitu?

Menurut disiplin ilmu desain komunikasi visual, ada 3 jenis warna yang mampu membangkitkan selera makan seseorang. Ketiganya adalah merah, kuning dan orange. Jadi jangan heran jika logo dari beberapa franchise makanan cepat saji mengambil 3 warna itu untuk logonya.

Penggunaan warna merah, kuning dan orange juga diaplikasikan ke bungkus atau kemasan sebuah makanan. Contohnya adalah mie instan. Kalau dicermati, ketiga warna tadi selalu hadir di bungkus mie instan kesayangan kamu sekalian.

Satu warna yang mungkin jarang sekali diasosiasikan dengan makanan atau kuliner adalah biru. Karena jarang digunakan, kita bakal merasa aneh ketika menemui logo atau bungkus produk makanan berwarna biru. Coba deh, sebutkan 5 produk makanan yang memiliki warna biru pada bungkusnya. Susah kan?

Namun uniknya nih Nabs, di Indonesia, ada jenis makanan yang cukup identik dengan warna biru. Apalagi kalau bukan mie ayam. Melihat pedagang mie ayam dengan gerobak warna biru di Indonesia adalah hal yang lumrah.

Baca Juga :  Promo Ulang Tahun: KFC Beri Diskon 50 Persen untuk 5 Potong Ayam, Pizza Hut Cuma Bayar Rp40 untuk Pizza Kedua Ukuran Regular

Lalu, apa yang sebenarnya melatarbelakangi penggunaan warna biru pada gerobak mie ayam? Apakah ada konsensus rahasia dari perkumpulan pedagang mie ayam seluruh Indonesia? Hmmm~

Tim Jurnaba.co bertemu dengan salah satu pedagang mie ayam yang punya gerobak warna biru. Pedagang yang biasa mangkal di Jalan Gajah Mada, Kabupaten Bojonegoro tersebut bernama Imam Sobari.

Kepada tim Jurnaba.co, Imam mengungkapkan alasannya menggunakan gerobak warna biru untuk jualan mie ayam sehari-hari.

“Nggak ada alasan khusus. Soalnya dari zaman kecil, saya tahunya gerobak mie ayam kebanyakan warnanya memang biru,” ujar pria berusia 47 tahun tersebut.

Meski mengatakan tak ada alasan atau filosofi khusus, Imam mengatakan jika warna biru membuat pelanggan atau pembeli lebih mudah mengingat gerobaknya. “Gampang tengerane,” kata Imam.

Jika diperhatikan, gerobak mie ayam warna biru memang lebih mudah diingat. Bandingkan dengan pedagang bakso atau gado-gado yang jarang punya kesamaan warna antar sesamanya.

Baca Juga :  Promo Ulang Tahun: KFC Beri Diskon 50 Persen untuk 5 Potong Ayam, Pizza Hut Cuma Bayar Rp40 untuk Pizza Kedua Ukuran Regular

Biru memang sangat jarang digunakan untuk pewarnaan pada bungkus maupun produk makanan. Sehingga, warna tersebut tidak masuk golongan warna yang mampu menggugah selera atau nafsu makan.

Peneliti mengatakan bahwa biru membatasi nafsu makan karena jarang ditemukan di alam (daging dan sayuran). Karena itu, kita tidak memiliki respons nafsu makan otomatis ketika melihat warna biru.

Itu juga jadi jawaban mengapa sejumlah perencana program diet kerap menempatkan makanan di piring biru. Tujuannya agar orang tak berselera makan sehingga program dietnya berhasil.

Namun itu semua tak berlaku pada gerobak mie ayam warna biru di Indonesia. Gerobak warna biru tetap didatangi para pembeli yang ingin menyantap seporsi mie ayam yang lezat dan nikmat. Sebuah anomali yang mungkin sulit dijelaskan oleh para peneliti dan pegiat desain komunikasi visual di seluruh dunia. jurnaba.co #teras