JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Pengakuan 2 Bocah Pelaku Video Viral Matikan Lampu Fly Over Palur Karanganyar. Ternyata Motivasinya Karena Ini! 

Dua bocah pelaku aksi tengil mematikan lampu fly over Palur saat diperiksa penyidik Unit PPA Reskrim Polres Karanganyar, Senin (9/12/2019). Foto/Wardoyo
Dua bocah pelaku aksi tengil mematikan lampu fly over Palur saat diperiksa penyidik Unit PPA Reskrim Polres Karanganyar, Senin (9/12/2019). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Polres Karanganyar, langsung melakukan gerak cepat menindaklanjuti video viral aksi tengil bocah matikan lampu fly over Palur.

Dua orang bocah yang terdeteksi sebagai pelaku itu langsung diciduk dan diamankan di Mapolres Karanganyar, Senin (9/12/2019).

Kedua bocah itu diketahui berinisial  AA (15) dan A (13), keduanya warga Palur Kulon, Rt 02/Rw 07, Kelurahan Palur Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo.

Keduanya harus menjalani pembinaan  unit PPA Sat Reskrim Polres Karanganyar.

Saat diinterogasi petugas, kedua bocah itu mengaku perbuatan yang dilakukannya hanya iseng dan tidak ada motif tertentu.

“Apa yang dilakukan oleh kedua anak yang masih berstatus sebagai pelajar ini, sangat membahayakan pengguna jalan. Keduanya mengaku hanya iseng saja, Tidak ada indikasi kriminal,” ujar Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi kepada wartawan.

Ia mengungkapkan atas keresahan dari mencuatnya video itu, Polres langsung menindaklanjuti dengan melacak identitas pelaku.

Dari hasil pelacakan, tim berhasil mengidentifikasi bahwa pelakunya adalah dua bocah tersebut.

“Aksi dua bocah yang meresahkan itu terjadi pada hari Minggu (17/11/2019) lalu. Mereka sedang berjalan di jembatan layang tersebut. Lalu saat berjalan, keduanya melihat sakelar lampu penerangan dan iseng kemudian mematikan,” urai Kapolres.

Baca Juga :  Viral Video Antrean Ambulans Disebut Bawa Pasien Positif Covid-19 ke RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Ini Faktanya

Kapolres menerangkan melihat sakelar tersebut, AA kemudian menyuruh A untuk mempermainkan sakelar tersebut. Akibatnya, sebagian lampu penerangan jalan padam.

Aksi kedua bocah ini, juga direkam melalui kamera Hand Phone dan diunggah ke sejumlah media sosial, FB dan Instagram dengan tagar Video Fly Over Palur.

Dalam sekejap videp itu langsung viral dan mengundang bejibun komentar di media sosial.

Aksi bocah itu menuai reaksi kontra dari netizen yang mayoritas geram. Pasalnya tindakan nekatnya sempat membuat lampu PJU di flyover Palur itu padam.

Video yang viral dan mengundang reaksi  itu diunggah sekitar dua hari lalu di akun _infocegatansolo.

Dari video itu tampak seorang bocah mematikan saklar lampu flyover di Palur pada malam hari. Sambil tengak tengok, bocah itu kemudian mematikan saklar hingga lampu di deretan flyover mati seketika.

Bukannya ketakutan, bocah itu malah terlihat tertawa puas dengan aksinya. Selesai beraksi, ia langsung tertawa menuju ke kamera yang diduga dibawa dan sengaja direkam oleh temannya.

Baca Juga :  Tembaki Kucing dengan Senapan, Seorang Warga di Karanganyar Dilaporkan ke Polisi Oleh si Pemilik Kucing. Satu Ekor Mati, Dua Luka Ringan

Hingga saat ini telah dilihat lebih dari 25.000 kali dan mendapat ratusan komentar di kolom komentar.

Namun mayoritas netizen berkomentar miring. Mereka menyayangkan aksi yang dilakukan anak tersebut.

Netizen juga meminta pihak berwajib untuk mengusut aksi itu karena dapat membahayakan keselamatan para pengguna jalan.

“Monggo pihak berwajib, pelaku segera di kondisikan,” tulis akun @bektihm seperti dikutip dari medsos _infocegatansolo.

Kemunculan video viral itu mendapat tanggapan dari pihak Dinas Perhubungan Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dishub PKP) Karanganyar.

Kepada wartawan, Kepala Dishub PKP Karanganyar, Sundoro mengatakan, mengaku sudah menerima laporan terkait video viral yang memperlihatkan seorang anak bermain sakelar lampu penerangan jalan umum di flyover Palur itu.

Dari laporan itu, pihaknya juga langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pengecekan ke lokasi flyover Palur.

“Kemarin langsung kami tindak lanjuti. Kita juga langsung cek ke lokasi,” kata Sundoro. Wardoyo