JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Lagi Ngetren, Ratusan Siswa SMK Bina Wiyata Sragen Digembleng Diklat Ketarunaan. Kasek Sebut Bakal Jadi Kurikulum, Dandim Bilang Generasi Berkarakter Akan Banyak Bermanfaat

Ratusan siswa SMK Bina Wiyata Sragen, saat mengikuti Diklat Dasar Ketarunaan di Stadion Taruna dipandu oleh tim Kodim Sragen, Jumat (24/1/2020). Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Ratusan siswa SMK Bina Wiyata Sragen, saat mengikuti Diklat Dasar Ketarunaan di Stadion Taruna dipandu oleh tim Kodim Sragen, Jumat (24/1/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Ratusan siswa SMK Bina Wiyata Sragen mendapat pengalaman baru lewat program pendidikan dan latihan dasar ketarunaan. Menggandeng jajaran Koramil dan Kodim 0725, ratusan siswa itu digembleng kegiatan ketarunaan selama hampir 10 hari berturut-turut.

Kegiatan Diklat Dasar Ketarunaan Angkatan I itu dibuka langsung oleh Dandim Sragen, Letkol Kav Luluk Setyanto bersama jajaran Muspika Karangmalang di Stadion Taruna Sragen, Jumat (24/1/2020) pagi tadi.

Kepala SMK Bina Wiyata Sragen, Saimin mengungkapkan program Diklat Ketarunaan itu diikuti oleh 570 kelas X dan XI dari total 1.008 siswa yang ada di sekolahnya.

Diklat kali ini merupakan yang perdana digelar di SMK Bina Wiyata meski gagasan itu sudah diprogramkan sejak lama.

Foto/Wardoyo

Menurutnya, program Diklat Ketarunaan digelar karena sedang ngetren dan diyakini bisa membekali siswa agar memiliki katakter kedisiplinan, ketertiban dan kejujuran yang baik.

“Saat ini ketarunaan merupakan hal yang sedang ngetren. Artinya ngetren bahwa ketarunaan itu memuat pengertian banyak hal. Nanti di situ siswa akan diajarkan keagamaan, juga budi pekerti, kedisiplinan, kejujuran dan sebagainya termasuk kerjasama,” paparnya seusai pembukaan.

Melalui Diklat Ketarunaan, diharapkan nantinya lulusan SMK Bina Wiyata tidak hanya cakap di pengetahuan dan keterampilan semata.

Akan tetapi juga mempunyai jiwa dan karakter yang berkualitas. Melihat pentingnya ketarunaan, ia mewacanakan itu akan menjadi program jangka panjang dan berkelanjutan di SMK Bina Wiyata.

Baca Juga :  Sempat Mencekam, Warga Kedawung Sragen Yang Menolak Swab Sampai Ancam Bakar Ambulans, Dilaporkan Sudah Bersedia Diswab. Total Sudah Ada 13 Warga Positif Terpapar Secara Beruntun

Bahkan, nantinya program ketarunaan juga akan dijadikan master dan dimasukkan dalam kurikulum sekolah. Bahwa di SMK Bina Wiyata juga ada program pendidikan karakter.

“Tujuan lain adalah memperkuat menu kurikulum karena dalam kurikulum nasional SMK itu memang secara tegas mencantumkan ada pendidikan karakter. Dan kita memilih ketarunaan dengan menggandeng pelatih-pelatih dari Koramil dan Kodim,” terangnya.

Penandatanganan MOU Diklat Ketarunaan antara Dandim Sragen dengan Kasek SMK Bina Wiyata Sragen. Foto/Wardoyo

Saimin menguraikan, tidak hanya siswa, para guru dan karyawan juga sudah mengawali kegiatan ketarunaan serupa dua pekan kemarin.

Untuk guru dan karyawan, kegiatan sudah digelar di kebun karet Ngargoyoso Karanganyar yang juga dipandu oleh personel Koramil dan Kodim.

“Untuk tahap pertama ini kita terapkan untuk kelas X dan kelas XI. Sehingga nanti kelas XII hanya kita kenalkan tapi untuk kelas X dan kelas XI adalah wajib. Mereka akan mengikuti selama satu pekan sekali dan angkatan pertama ini direncanakan setiap siswa menempuh 10 kali pertemuan,” tegasnya.

Sementara, Dandim 0725/Srg, Letkol Kav Luluk Setyanto dalam arahannya saat pembukaan, menyampaikan bahwa karakter memegang peranan penting bagi seseorang. Tanpa adanya karakter pembinaan yang utuh maka mustahil bisa mewujudkan kemajuan bangsa.

“Bung Hatta pernah bilang mendidik orang yang bodoh itu mudah, tapi mencetak seseorang yang jujur itu susah. Waktu di SMAN 3 Sragen kemarin, Pak Gubernur juga tanya apa yang menyebabkan kerusakan bangsa ini, salah satu siswa menjawab karena banyak korupsi. Kenapa banyak korupsi, karena nggak punya karakter,” paparnya.

Baca Juga :  Kabar Terbaru Bantuan BPUM UMKM, Pendaftar Tahap 2 di Sragen Sudah Mencapai 56.774 Orang. Buruan, Yang Belum Daftar Ini Cara dan Persyaratannya! 

Dandim menguraikan orang yang memiliki karakter akan bisa bermanfaat di mana pun dia bertugas dan bekerja.

Foto/Wardoyo

Ia juga menggambarkan orang pintar tapi tidak berkarakter biasanya juga tidak akan banyak bermanfaat untuk lingkungan.

“Terima kasih kepada Bapak Kepala Sekolah SMK Bina Wiyata yang sudah melaksanakan program ini. Program ketarunaan ini sangat penting, karena di situ diberi materi penguatan sesuai dengan bidang pengetahuan atau pun karakter yang diharapkan terbentuk lengkap. Karena generasi muda kita berbeda dengan generasi saat ini. Mereka cenderung lebih terbuka, lebih dinamis. Pesan saya menghadapi era keterbukaan ini, kita harus lebih peka terhadap perkembangan yang ada. Harus lebih jeli melihat segala sesuatunya, gunakan akal yang jernih dalam menyikapi segala sesuatu. Sehingga tidak terjerumus ke dalam hal yang negatif,” tandasnya.

Pembukaan diklat juga dihadiri Kapolsek Karangmalang AKP Mujiono, Camat Sriyono dan pengawas SMK, Yonas. Agenda ditutup dengan penerbangan balon yang salah satunya berisi amplop bertuliskan SMK Bina Wiyata dan bagi yang menemukan bakal diberi hadiah Rp 500.000. Wardoyo