JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sudah Bau Tanah, Kakek di Gondang Sragen Ini Masih Nekat Bandari Judi Capjiki. Mengaku Dapat 10 % Dari Omset, Hasilnya Untuk Beginian

195
Bandar capjikie, Mbah Woto saat diamankan di Mapolres Sragen kemarin. Foto/Wardoyo
loading...
Loading...
Bandar capjikie, Mbah Woto saat diamankan di Mapolres Sragen kemarin. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Usia memang tak menghalangi seseorang untuk melakukan perbuatan pidana. Salah satunya, yang dilakukan Mbah Suwoto alias Woto.

Kakek berusia 71 tahun ini akhirnya dibekuk polisi lantaran nekat jadi bandar judi capjikie. Kakek renta itu digerebek saat mbandar di warung kopi milik Tri Sujoko, warga Dukuh Plampang RT 11/2. Penggerebekan dilakukan pukul 13.30 WIB.

Kakek bau tanah asal Dukuh Bangunrejo, RT 024/004, Desa Wonotolo Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen itu pun akhirnya dikeler ke Mapolres Senin (13/1/2020).

Data yang dihimpun di lapangan, penggerebekan dilakukan atas dasar keluhan dan laporan masyarakat yang resah dengan maraknya judi capjikie di wilayah setempat.

Baca Juga :  Lepas Empat Prajurit Tugas ke Papua, Dandim Sragen: Pelajari Medan, Jaga Kehormatan!

Atas laporan itu, tim langsung bergerak melakukan pengintaian dilanjutkan penggerebekan. Penggerebekan dipimpin langsung Kapolsek AKP Kabar Bandiyanto.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Gondang AKP Kabar Bandiyanto mengatakan dari hasil penggerebekan di lokasi diamankan satu lembar kertas rekap penjualan cap jie kie, satu buah HP, satu bolpoin dan uang sebesar Rp 142.000.

“Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolsek untuk proses hukum lebih lanjut. Tersangka bakal dijerat dengan pasan 303 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” tandasnya.

Tersangka mengaku hasil penjualan disetor kepada seseorang bandar benama Slamet alias Gemblak.

Baca Juga :  Peduli Kesehatan Masyarakat, Rohis dan Puluhan Siswa SMK Citra Medika Sragen Rela Terjun ke Desa Untuk Cek Kesehatan Gratis dan Bantu Bibit Tanaman Obat

Kapolsek menuturkan tersangka menjual kupon capjikie secara manual dan online.

“Baru tiga bulan. Hasilnya 10 persen dari omzet. Untuk kebutuhan Mas,” kata Mbah Woto. Wardoyo

Loading...