loading...

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Solo terus melakukan sosialisasi sensus penduduk online. Sosialisasi dilakukan menyasar hingga masyarakat tingkat RT/RW.

Kepala BPS Solo, Totok Tavirijanto mengatakan, sosialisasi soal Program Sensus Penduduk Online gencar dilakukan untuk mencapai target nasional yaitu 23%.

“Karakter masyarakat kota atau milenial yang notabene akrab dengan gadget. Sehingga pelaksanaan sensus penduduk diharapkan berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti,” paparnya.

Menurut Totok, hari-hari pertama pelaksanaan sensus penduduk online yang dimulai Sabtu (15/2/2020) lalu sempat terkendala lamanya proses masuk ke aplikasi.

Baca Juga :  2 Pasien Sembuh dari Corona Asal Jateng Dirawat di Solo Berbagi Cerita dengan Ganjar, Pesan Poerwanti untuk Masyarakat: Dirumah Dulu Saja

“Kendalanya tidak banyak, hanya warga yang tidak terbiasa dengan sistem tersebut. Mereka sedikit kesulitan saat masuk ke dalam aplikasi. Tapi setelah berhasil masuk, selanjutnya berjalan lancar. Bahkan satu anggota keluarga hanya memakan waktu paling lama lima menit untuk sensus,” ujarnya, Kamis (20/2/2020).

Hingga Senin (17/2/2020), BPS Solo mencatat sudah 4.064 penduduk Solo yang melakukan sensus online. Jumlah tersebut dari 1.405 kepala keluarga.

“Namun dari jumlah itu belum seluruhnya mengatakan selesai. Yang selesai betul baru 1.768 penduduk. Sisaonya barangkali masih belum selesai,” tukasnya. Prihatsari