JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kronologi Lengkap Kecelakaan Maut Bus Sugeng Rahayu Lindas Driver Ojol dan Putrinya di Dekat SPBU Nglangon Sragen. Bus Sempat Serempet Motor, Korban Terlindas Roda Belakang

Tim PMI dan Polres Sragen saat mengevakuasi jasad korban driver ojol yang tewas terlindas Bus Sugeng Rahayu di dekat SPBU Nglangon. Foto/Istimewa
Tim PMI dan Polres Sragen saat mengevakuasi jasad korban driver ojol yang tewas terlindas Bus Sugeng Rahayu di dekat SPBU Nglangon. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Misteri kecelakaan maut Bus Sugeng Rahayu menggasak bapak anak yang mengendarai motor di jalan ring road utara Sragen, tepatnya di timur SPBU Nglangon, Sragen, Minggu (16/2/2020) siang akhirnya terungkap.

Bus Sugeng Rahayu perenggut maut driver Ojol itu diketahui bernopol W 7197 UZ. Bus dikemudikan Supriyatin (38) warga Jalan alun-alun Selatan Nomor 7, RT 2/1, Kemirirejo, Magelang, Jateng.

Kecelakaan itu menewaskan seorang pria dan melukai anaknya yang masih balita.

Korban tewas diketahui berprofesi sebagai sopir ojek online bernama Wiranto (32) asal Dukuh Tlobongan RT 11, Desa Sidoharjo, Sragen.

Wiranto tewas mengenaskan di lokasi kejadian setelah sempat terlindas roda belakang bus titisan Sumber Kencono itu. Namun, putrinya yang masih balita, Melisa (4), lolos dari maut dan hanya mengalami luka kepala dan gigi tanggal.

Data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 14.10 WIB. Dari hasil olah TKP kepolisian, kronologu kecelakaan bermula ketika Bus Sugeng Rahayu dan sepeda motor Beat berjalan searah dari barat ke timur.

Baca Juga :  Bukan 50 % Plus 1 Dari Jumlah Warga Yang Hadir, Ternyata Ini Syarat Menang Bagi Paslon di Pilkada Tunggal atau Lawan Kotak Kosong. Simak Ketentuan Surat Suara dan Hitungan Menangnya!

Dengan posisi sepeda motor Beat berada di depan agak ke tengah dan bus Sugeng Rahayu posisi di belakang dengan kecepatan sedang.

Setelah di dekat TKP, pengemudi bus Sugeng Rahayu berusaha memberikan peringatan dengan cara mengklakson agar berjalan di pinggir. Namun pengendara tidak mengindahkan peringatan klakson.

Pengemudi bus Sugeng Rahayu kemudian nekat mendahului dari kanan. Karena jarak sangat dekat bus kemudian menyerempet bagian depan motor dan terjatuh.

“Bus dan motor melaju dari arah barat. Pengendara motor berjalan agak ke tengah, sempat diklakson oleh bus tapi tidak menepi. Bus kemudian mendahului motor Beat hingga menyerempet bagian depan motor. Motor kemudian terjatuh sehingga pengendara ikut terjatuh ke bagian kanan. Pengendara motor terlindas roda bagian belakang,” papar Kasat Lantas AKP Sugiyanto, Senin (17/2/2020).

Sesaat seusai kejadian, sopir bus langsung turun dan berlari mencari keselamatan. Bersamaan itu warga dan pengendara di sekitar lokasi, langsung berbondong-bondong mendatangi lokasi dan memberikan pertolongan kepada korban.

Baca Juga :  Tambah 6 Positif dan 1 Sembuh, Berikut Daftar Lengkap Pasien Positif Covid-19 Sragen Hari Ini. Ada 3 Orang dari Gemolong dan 2 dari Masaran!

Kasat Lantas menambahkan saat ini bus sudah diamankan di Mapolres sebagai barang bukti berikut motor Honda Beat milik korban. Bus mengalami kerusakan roda belakang lecet, sedangkan motor pecah bagian slebor.

Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi mengungkapkan dari hasil pemeriksaan medis, Wiranto ditemukan sudah meninggal dunia dengan luka parah kepala belakang, perdarahan hidung dan telinga.

Sedangkan putrinya, Melisa dalam kondisi sadar mengalami luka lecet kepala kanan, gigi depan atas berdarah dan luka lecet bibir atas.

“Korban balita Melisa dievakuasi oleh warga ke Puskesmas Sragen. Korban Winarto dievakuasi oleh Tim PMI ke kamar jenazah RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Kemudian pihak keluarga meminta korban anak Melisa dirujuk dari Puskesmas Sragen ke IGD RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen untuk penanganan lebih lanjut,” tandasnya. Wardoyo