JOGLOSEMARNEWS.COM Panggung Artis

Lagi, Artis Terjerat Narkoba, Aulia Farhan Dibekuk Saat Menunggu Pesanan Sabu

Polisi menunjukkan barang bukti penyalahgunaan narkotika pada rilis kasus narkotika di Polda Metro Jaya, Jumat (16/8/2019) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jumlah artis yang terjerat Narkoba kembali bertambah. Kali ini, artis yang membintangi sinetron Anak Langit, Aulia Farhan, diciduk Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya di Hotel Amaris, Jakarta Selatan,  Kamis (20/2/2020) dini hari.

Aulia diciduk polisi saat tengah menunggu pesanan sabu dari rekannya di kamar hotel.

“Tapi dia habis pakai juga. Urinnya positif (sabu) kok,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Yusri Yunus, di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (20/2/2020).

Baca Juga :  Ratu Dangdut Elvy Sukaesih Sempat Positif Covid-19, Keluarga Langsung Jalani Swab Test dan Hasilnya Negatif. Putrinya Yakin Ibunda Tak Menularkan ke Orang Lain

Yusri menerangkan penangkapan terhadap Aulia berawal dari ditangkapnya seorang berinisial G di lobi Hotel Amaris, Jakarta Selatan. Polisi menangkap G setelah mendapat laporan masyarakat ihwal peredaran narkoba di sana.

Dari G, polisi menyita satu paket plastik yang diduga sabu dan satu paket plastik kosong diduga bekas pakai.

Polisi kemudian melakukan interogasi dan G mengaku barang haram itu akan diantarkan ke Aulia yang merupakan temannya.

Baca Juga :  Cerita Yan Vellia, Istri Didi Kempot, soal Dory Harsa: Dikeluarkan dari Grup Musik Lare Jawi dan Sang Maestro Sempat Kecewa

Tak menunggu waktu lama, polisi kemudian menggerebek kamar Aulia di hotel itu.

Di sana polisi mendapati alat hisap sabu atau bong beserta beberapa barang bukti lainnya. Namun polisi tak mendapati barang bukti sabu di kamar Aulia.

Keduanya kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka mendekam di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan dan menambah daftar artis yang terjerat kasus narkoba.

“Kami lakukan pemeriksaan untuk bisa memastikan apakah yang bersangkutan (Aulia) memang sebagai pengguna atau masih ada lagi,” ujar Yusri.

www.tempo.co