loading...

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Beberapa angkutan kota (Angkot) bergambar batik serta bus Batik Solo Trans (BST) tampak memasuki halaman SMP Negeri 8 Surakarta, Selasa (11/2/2020).

Bukan untuk mencari penumpang, bus dan angkot tersebut adalah bagian dari rangkaian sosialisasi BST di lingkungan siswa SMP Negeri 8 Surakarta.

Sosialisasi yang melibatkan UPT Transportasi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta itu diikuti siswa kelas VII A, B, C dan D.

Jajaran UPT Transportasi Dishub Kota Surakarta hadir dalam acara tersebut. Antara lain Sekretaris Dishub Arif Handoko Ssos MH, Kepala UPT Transportasi, Yulianto Nugroho Amd LLAJ SE. Hadir pula Budi Yulianto ST MSc Phd dari UNS dan Sri Sadadmodjo dari PT BST.

Dalam kata sambutannya, Kepala SMP Negeri 8 Surakarta, Triad Suparman MPd mengatakan, saat ini era zonasi sekolah. Sistem tersebut, menurutnya berpengaruh pada jenis sarana yang digunakan siswa untuk sampai ke sekolah.

“Sehingga anak-anak yang memakai sepeda kayuh sekarang ini berjumlah 30 siswa,” ujarnya.

Triad mengatakan, menurut pencermatannya, para siswa SMP Negeri 8 Surakarta banyak yang diantar oleh orang tuanya dibandingkan dengan menggunakan angkutan umum massal BST.

Baca Juga :  SD Muhamamdiyah 1 Ketelan Surakarta Raih Akreditasi A

Sekretaris Dishub Kota Surakarta, Arif Handoko memberikan motivasi dan semangat agar para siswa mengikuti kegiatan sosialisasi ini dengan penuh semangat.

Paparan Arif cukup komunikatif, dengan mengajukan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan transportasi.  

“Di antaranya rambu-rambu lalu lintas, fasilitas dalam BST, fasilitas tempat duduk khusus untuk difabel, lansia, ibu hamil dan ibu dengan Balitanya,” ujarnya sebagaimana dikutip dari rilis ke Joglosemarnews.

BST, menurut Arif dilengkapi dengan fasilitas yang memadai seperti AC, CCTV, TV dan Video / Audio, termasuk koran.

Keuntungan lain naik BST adalah ongkos yang murah dan terjangkau sebesar Rp 4.500 untuk umum dan Rp 2.000 untuk pelajar.

Kepada anak-anak, Arif memberi pertanyaan tentang suka duka menggunakan angkutan umum, yang bisa menjawab pertanyaan diberi kenang-kenangan berupa buku.

Sedangkan Kepala UPT Transportasi Dishub Kota Surakarta, Yulianto Nugroho Amd LLAJ SE menyampaikan dalam sambutannya tentang diadakannya sosialisasi itu dengan tujuan untuk mengenalkan lebih detail Batik Solo Trans kepada siswa dan juga aspek keselamatan berlalu lintas.

Baca Juga :  Unisri Produksi Hand Sanitizer untuk Dibagikan Pada Masyarakat

Disampaikan juga bahwa kegiatan rutin UPT Transportasi Dishub Kota Surakarta adalah memonitor operasional Bus BST dan Feeder BST.

Tujuannya adalah agar bus dan feeder BST tetap berjalan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat Solo.

Juga menampung segala bentuk saran ataupun kritik dari masyarakat pengguna bus dan feeder BST ke nomor HP 081393774999.

Dosen  UNS, Budi Yulianto,ST,MSc,Phd, menyampaikan dalam sambutannya menghimbau agar siswa menggunakan transportasi umum.

Budi berharap dengan adanya sosialisasi ini, tidak ada lagi BST yang seenaknya sendiri menaikkan dan menurunkan penumpang di sembarang tempat.

“Karena selain merugikan penumpang juga membuat penumpang tidak nyaman. Harapannya pengguna BST bisa bekerja sama dengan dinas terkait. Karena sering terjadi area sekitar halte digunakan untuk parkir, BST kesulitan menjangkau,” ujarnya.  suhamdani