JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bupati Sragen Ingatkan Warga Berstatus ODP Corona Tak Ikut Njagong dan Rewang. ” Jangan Dianggap Enteng dan Jangan Nggampangke!”

Ilustrasi penanganan pasien corona virus di ruang Isolasi. Foto/Wardoyo

loading...
Ilustrasi penanganan pasien corona virus di ruang Isolasi RSUD Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati meminta kepada semua elemen untuk mengawasi dan mengingatkan warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) kasus corona.

Hal itu dimaksudkan agar mereka bisa mengisolasi diri di rumah dan tak berkumpul di kerumunan sehingga mencegah potensi penyebaran.

Kita minta mereka untuk diam di rumah. Warga juga turut mengingatkan dan jangan sampai terjadi seperti yang berita-berita di luar itu. Sudah menjadi status ODP masih jagong dan rewang. Ini yang repot banget karena yang penting adalah membangun kesadaran masyarakat bahwa kita serius loh ini,” paparnya di sela kegiatan penyemprotan desinfektan di Alun-alun Sragen, Sabtu (21/3/2020) pagi ini.

Baca Juga :  Kurva Covid-19 Melandai, Sragen Segera Tatap New Normal. Bupati Minta Masyarakat Tetap Jalankan Protokol Kesehatan!

Yuni meminta kasus covid 19 atau corona virus Jangan dianggap enteng. Tapi bukan berarti pula harus takut yang berlebihan.

“Yang penting jangan nggampangke,” terangnya.

Ditambahkan Yuni, pengawasan terhadap PP diharapkan juga datang dari partisipasi masyarakat. Ia berharap Pak RT dan warga semua guyub rukun bareng-bareng mengawasi dan mengingatkan.

Baca Juga :  Update Corona Sragen 28 Mei, Pasien Sembuh Bertambah, Tapi Satu PDP Kembali Meninggal. ODP Turun 3 Orang dan 1 Positif Berhasil Sembuh, Total 17 Meninggal Dunia

Kalau memang ada orang dalam status PP, harus di awasi bersama tanpa harus mengintimidasi. Wardoyo