Beranda Umum Nasional Cegah Corona, Walikota Bekasi Minta Warga Tunda Resepsi, Nikahnya Silakan!

Cegah Corona, Walikota Bekasi Minta Warga Tunda Resepsi, Nikahnya Silakan!

Ilustrasi pernikahan / pixabay.com

BEKASI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Untuk mengantisipasi penularan wabah virus corona atau Covid-19, Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat meminta warganya tidak menggelar resepsi pernikahan dulu.

Penundaan tersebut diberlakukan sampai kondisi penyebaran virus tersebut mereda.

“Kalau untuk nikahnya, itu bagian dari kodrat, harus dilaksanakan,” kata Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto, Jumat (20/3/2020).

Tapi pada saat melakukan akad nikah, pemerintah meminta tak banyak mendatangkan orang. Cukup yang memiliki kepentingan dan kompetensi yang hadir.

Antara lain wali nikah, penghulu, saksi, termasuk kedua mempelainya.

“Lima orang sudah cukup,” kata dia.

Setelah menggelar akad, pemerintah meminta pesta pernikahan ditunda. Walaupun itu telah dipersiapkan sebelumnya.

“Seperti orang hendak berangkat umroh (semua ditunda). Di sinilah mulai sekarang diperlukan saling pengertian,” kata dia.

Baca Juga :  Pakar Hukum Tata Negara Zainal Arifin Mochtar Diteror Telepon Orang Tak Dikenal

Dengan penundaan itu, kata dia, yang memiliki hajat termasuk berupaya menyelamatkan orang lain dari penyebaran virus corona.

Sebab, penyebaran virus tersebut lebih mudah di tempat keramaian atau kerumunan massa.

“Nikahnya silakan karena syarat nikah, enggak perlu ramai-ramai, kalau resepsi ditunda dulu,” ucap Tri.

Pemerintah Kota Bekasi sekarang masih menetapkan status siaga penyebaran virus corona.

Dinas kesehatan setempat mencatat sudah sembilan orang terkonfirmasi positif terjangkit virus yang berasal dari Wuhan, Cina tersebut.

Selain itu, ada 52 orang berstatus orang dalam pemantauan (ODP), sedangkan 30 orang lainnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

Baca Juga :  BGN Siap Operasikan 19.188 Dapur MBG, Targetkan 55 Juta Penerima

Angka ini meningkat dibandingkan sehari sebelumnya yang berjumlah 68 orang.

www.tempo.co

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.