JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Polres Sragen Perintahkan Semua Kapolsek Tak Terbitkan Izin Hajatan dan Kegiatan Libatkan Lebih Dari 10 Orang!

Ilustrasi hajatan dengan hiburan campursari. Foto/Istimewa

IMG 20200322 012915
Ilustrasi hajatan dengan hiburan campursari. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Para Kanit Intelkam di semua jajaran Polsek di Sragen diminta tidak menerbitkan izin dan merekomendasi kegiatan masyarakat yang berpotensi mengumpulkan massa atau orang banyak.

Salah satunya kegiatan hajatan diminta ditangguhkan atau ditiadakan terlebih dahulu. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi penyebaran virus corona atau covid-19.

Imbauan itu disampaikan Kapolres Sragen melalui Kasubag Humas AKP Harno, Sabtu (21/3/2020). Ia mengatakan kebijakan tidak menerbitkan rekomendasi hajatan dan kegiatan mengumpulkan orang banyak itu dilayangkan Sabtu (21/3/2020) mendasarkan perintah lisan dari Kapolres Sragen.

“Memang benar ada imbauan itu. Dasarnya perintah lisan Kapolres Sragen terkait menyikapi sebaran Covid-19 yang sudah dinyatakan KLB (Kejadian Luar Biasa),” paparnya kepada wartawan.

Baca Juga :  Digerebek Saat Asyik Main di Warung Remang-Remang, 11 Kakek asal Sambungmacan Sragen Terancam 4 Tahun Penjara. Satu Kakek Dedengkotnya Diancam 10 Tahun Penjara

Kasubag Humas menguraikan sehubungan dengan perihal tersebut, para Kapolsek atau Kanit Intelkam diminta tidak mengeluarkan izin / merekom kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan pengumpulan orang banyak atau massa.

Di antaranya warga yang punya hajatan mantu, selapanan, sunatan, ulang tahun dan lain-lain.

Kemudian, kegiatan- kegiatan keagamaan yang mengumpulkan massa banyak atau lebih dari 10 orang.

“Teknisnya agar masyarakat atau penanggungjawab kegiatan diimbau secara humanis dan disarankan kegiatan untuk di tunda sementara waktu,” terangnya.

Ia memastikan instruksi tersebut juga akan disusuli dengan perintah secara resmi melalui tertulis.

Baca Juga :  Bupati Sragen Resmi Perpanjang PPKM Mikro Sampai 8 Maret 2021. Masuk Zona Oranye, Hajatan Dibolehkan Kecuali Desa Zona Merah!

Instruksi penangguhan kegiatan hajatan dan apapun yang mengumpulkan orang banyak itu juga sudah beredar di media sosial melalui pesan Whatsapp mulai hari ini tadi.

Sekda Sragen, Tatag Prabawanto menyampaikan terkait potensi penyebaran virus corona di lokasi perkumpulan, Pemkab mengimbau warga yang punya hajatan untuk kalau bisa ditunda dulu.

“Kalau nggak bisa ditunda, nyuwung tulung social distancing-nya dipersiapkan. Ya alat termometernya, ya jarak antar tamu diatur dan disiapkan hand sanitizernya juga. Semua itu untuk mengantisipasi,” tandasnya. Wardoyo