JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Polres Sragen Perintahkan Semua Kapolsek Tak Terbitkan Izin Hajatan dan Kegiatan Libatkan Lebih Dari 10 Orang!

Ilustrasi hajatan dengan hiburan campursari. Foto/Istimewa

loading...
Ilustrasi hajatan dengan hiburan campursari. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Para Kanit Intelkam di semua jajaran Polsek di Sragen diminta tidak menerbitkan izin dan merekomendasi kegiatan masyarakat yang berpotensi mengumpulkan massa atau orang banyak.

Salah satunya kegiatan hajatan diminta ditangguhkan atau ditiadakan terlebih dahulu. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi penyebaran virus corona atau covid-19.

Imbauan itu disampaikan Kapolres Sragen melalui Kasubag Humas AKP Harno, Sabtu (21/3/2020). Ia mengatakan kebijakan tidak menerbitkan rekomendasi hajatan dan kegiatan mengumpulkan orang banyak itu dilayangkan Sabtu (21/3/2020) mendasarkan perintah pisan dari Kapolres Sragen.

“Memang benar ada imbauan itu. Dasarnya perintah lisan Kapolres Sragen terkait menyikapi sebaran Covid-19 yang sudah dinyatakan KLB (Kejadian Luar Biasa),” paparnya kepada wartawan.

Baca Juga :  Dana BST dan BLT DD di Tanon Sragen Diduga Disunat Hingga Rp 300.000, Sekda Sragen: Tak Boleh Ada Potongan Meski Alasan Pemerataan, Harus Dikembalikan Utuh!

Kasubag Humas menguraikan sehubungan dengan perihal tersebut, para Kapolsek atau Kanit Intelkam diminta tidak mengeluarkan izin / merekom kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan pengumpulan orang banyak atau massa.

Di antaranya warga yang punya hajatan mantu, selapanan, sunatan, ulang tahun dan lain-lain.

Kemudian, megiatan- kegiatan keagamaan yang mengumpulkan massa banyak atau lebih dari 10 orang.

“Teknisnya agar masyarakat atau penanggungjawab kegiatan diimbau secara humanis dan disarankan kegiatan untuk di tunda sementara waktu,” terangnya.

Ia memastikan instruksi tersebut juga akan disusuli dengan perintah secara resmi melalui tertulis.

Baca Juga :  Pelaku Terungkap, Kasus Teror Petugas Medis di Sragen Berakhir Damai. Korban Sudah Ikhlas Tak Ingin Penjarakan Pelaku, Putuskan Cabut Aduan

Instruksi penangguhan kegiatan hajatan dan apapun yang mengumpulkan orang banyak itu juga sudah beredar di media sosial melalui pesan Whatsapp mulai hari ini tadi.

Sekda Sragen, Tatag Prabawanto menyampaikan terkait potensi penyebaran virus corona di lokasi perkumpulan, Pemkab mengimbau warga yang punya hajatan untuk kalau bisa ditunda dulu.

“Kalau nggak bisa ditunda, nyuwung tulung social distancing-nya dipersiapkan. Ya alat termometernya, ya jarak antar tamu diatur dan disiapkan hand sanitizernya juga. Semua itu untuk mengantisipasi,” tandasnya. Wardoyo