loading...

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Untuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba, pencegahan virus corona serta penegakan disiplin berlalu lintas, Lanud Adi Soemarmo melaksanakan ceramah ke sekolah SMK Bina Dirgantara, Jumat, (13/3/2020).

Kepala Sekolah SMK Bina Dirgantara Bapak Slameto, S.Pd, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Lanud Adi Soemarmo  yang berkenan  memberikan ceramah. Dalam ceramah materi  Narkoba, yang disampaikan oleh dr. Bernhard disebutkan mengenai bahaya Narkoba dikalangan pelajar.

“Kepada siswa yang mengikuti kegiatan tersebut diharapkan dapat memberi kesadaran diri sejak dini kepada generasi muda tentang bahaya penyalahgunaan narkoba,” tandas Slameto.

Baca Juga :  Bikin Berita Hoax Pegawai Luwes Gading Dibawa ke RSUD Moewardi, 5 Warga Solo Diamankan dan Akhirnya Minta Maaf

Selain memberikan penyuluhan tentang hal tersebut dr.Bernhard juga menyampaikan tentang ciri-ciri dan cara pencegahan virus corona. Pada kesempatan tersebut Serka Lukman dari Pomau Lanud Adi Soemarmo juga  menyampaikan tentang disiplin berlalu lintas.

Acara yang berlangsung kurang lebih selama 3 jam  tersebut diikuti ratusan siswa siswi kelas IX, X dan XII SMK Bina Dirgantara. Seluruh materi penyulahan dapat tersampaikan dengan baik terlihat dari antusiasme para siswa yang mengikuti acara tersebut.

Kegiatan ini dilaksanakan  dalam rangka memperingati HUT Ke-74 TNI AU juga untuk mewujudkan para generasi muda yang bersih dari Penyalahgunaan Narkoba dan memberikan pemahaman maupun pengetahuan kepada para siswa siswi SMK Bina Dirgantara tentang dampak dan bahaya narkoba serta pencegahan  virus corona.

Baca Juga :  Minta Jokowi dan Nadiem Tunda Tahun Ajaran Baru, Belasan Ribu Orang Tandatangani Petisi

“Selain itu juga memberikan wawasan tentang tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan no.1, serta menanamkan jiwa kebangsaan kepada para siswa siswi yang akan menjadi penerus bangsa untuk memiliki jiwa nasionalisme, taat kepada agama, orang tua, guru dan negara sehingga hal ini dapat menjauhkan dari sikap / perilaku kenakalan remaja,” tukas Slameto. Prihatsari