loading...

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Hujan yang turun berhari-hari mengakibatkan beberapa wilayah langganan banjir di Sukoharjo terlihat mulai tergenang.

Menyikapi hal ini Serda Joko Gunawan sebagai Babinsa Koramil Grogol yang memiliki tanggung jawab daerah langganan banjir tepatnya di desa Nusupan, Grogol, Sukoharjo segera melaksanakan koordinasi. Di antaranya dengan para penanggungjawab keberadaan pompa air di Dukuh Plalan, Desa Nusupan, Grogol yang khusus digunakan untuk pompa penyedot genangan banjir debit air akibat hujan.

Baca Juga :  Jumlah Pasien Positif Covid-19 Meroket, Rumah Dinas Wakapolres Dijadikan Ruang Isolasi Pasien Positif. Ada Tiga Pasien Perempuan Positif dan Dirawat, Semua Dalam Kondisi Begini!

Melalui pompa air ini genangan air banjir di dukuh Plalan disedot dan dialirkan sungai Bengawan Solo.

Selain mengecek kesiapan operasional pompa air, Serda Joko Gunawan juga menyambangi beberapa dukuh di desa Nusupan melaksanakan monitoring wilayah rawan banjir diantaranya di dukuh Nusupan, dukuh Plalan, dukuh Buntarejo serta menyambangi wilayah Desa Kadokan, Ngrantan, dan Tegalmangu.

Secara tradisional masyarakat di wilayah-wilayah ini secara mandiri sudah tahu apa yang harus diperbuat untuk mengantisipasi datangnya banjir sewaktu-waktu.

Baca Juga :  Status KLB di Sukoharjo Diperpanjang Hingga Akhir Juli 2020, Gegara Kasus Positif COVID-19 Tertinggi Ketiga di Jateng

“Kami juga mengingatkan kepada warga untuk selalu waspada bila hujan hingga berjam-jam. Kalau ada potensi banjir, kami persilahkan langsung lapor ke relawan yang ada di lokasi tersebut,” ujar Babinsa. Bila banjir yang melanda cukup besar, biasanya warga akan diungsikan ke kantor Kecamatan Grogol. Aria