JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

2 Warga Positif dan 1 PDP Meninggal, Bupati Karanganyar Belum Tetapkan Status KLB!

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan keterangan pers perkembangan terbaru covid-19 dengan dua warga dinyatakan positif, Jumat (10/4/2020). Foto/Wardoyo
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan keterangan pers perkembangan terbaru covid-19 dengan dua warga dinyatakan positif, Jumat (10/4/2020). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyatakan belum menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) meski ada dua warga positif dan satu PDP meninggal dunia.

Bupati memandang semua kasus positif itu masih bisa tertangani dengan baik. Sehingga menurutnya belum perlu ditetapkan status KLB.

“Belum ke arah KLB. Kita waspada, karena semua tertangani dengan baik,” papar Bupati kemarin.

Meski demikian, orang nomor satu di jajaran Pemkab Karanganyar itu meminta agar warga lebih waspada dan mematuhi anjuran pemerintah.

Yakni dengan menjaga jarak, menghindari keluar rumah, dan membiasakan memakai masker.

“Kami juga minta tolong kepada masyarakat  untuk waspada, tetap patuh, jaga jarak, pakai masker, aktivitas juga dicermati. Kami akan terus ikhtiar.Semua warga masyarakat agar  hati-hati sehingga penyebaran Covid-19 dapat dihentikan,” tandasnya.

Baca Juga :  Pecah Rekor Baru Covid-19 Sragen, Hari Ini 47 Warga Positif Berhasil Sembuh dan Dipulangkan. Total Sudah 349 Pasien Covid-19 Sembuh, 62 Meninggal Dunia

Fakta baru terungkap dari kasus dua warga Karanganyar, yang dinyatakan positif terpapar corona virus atau covid-19.

Bupati sebelumnya mengungkapkan kedua warga itu terdeteksi ikut rombongan Ijtima’ ulama ke Gowa. Mereka diketahui kembali ke Karanganyar pada tanggal 25 maret 2020 lalu dengan menggunakan kapal laut.

Untuk pasien positif asal Desa Sewurejo diketahui merupakan rekan pasien PDP asal Mojogedang yang meninggal dunia di RS Moewardi Solo kemarin pagi.

Dua warga itu dilaporkan positif itu diketahui berdomisili di Desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang dan satu lagi berasal dari Desa Paulan, Kecamatan Colomadu.

Kedua warga yang positif covid-19 itu semuanya berjenis kelamin laki-laki.
Untuk warga positif asal Desa Sewurejo diketahui tinggal bersama istrinya.

Sedangkan warga positif asal Desa Paulan tinggal bersama istri dan 3 orang anak.

Baca Juga :  Terduga Pelaku Penembakan Kucing Tetangga di Colomadu Karanganyar Bisa Dijerat Pasal 302 KUHP. Polres Pastikan Segera Panggil Terlapor!

Di hadapan awak media, Bupati menyampaikan kabar bahwa perkembangan terakhir penanganan dan penanggulangan covid-19, memang ada dua warga yang dinyatakan positif.

Hal itu diketahui dari hasil uji lab dan tes swab terhadap keduanya. Dari hasil swab, menunjukkan keduanya positif terpapar corona virus atau covid-19.

“Berdasarkan hasil swab yang diterima, ada dua warga Karanganyar yang dinyatakan positif covid-19. Satu dari Desa Sewurejo, Kecamatan Mojogedang dan satu warga yang berasal dari Desa Paulan Kecamatan Colomadu,” papar Juliyatmono, Jumat (10/4/2020) petang.

Menurut bupati, selama ini Pemkab telah berupaya secara maksimal untuk melakukan pencegahan covid-19. Namun pihaknya juga tidak menyangka jika ada yang kemudian positif terpapar covid-19.

“Selama ini sebenarnya kita telah berupaya secara maksimal untuk melakukan pencegahan  Covid-19,” tuturnya. Wardoyo