
SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jumlah warga positif terpapar corona virus atau covid-19 di Sragen kembali bertambah tiga orang, Sabtu (18/4/2020).
Satu pasien positif juga dilaporkan meninggal dunia. Hal itu terungkap dari hasil laporan tes swab terhadap tiga orang pasien berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), Sabtu (18/4/2020).
Tiga warga positif itu masing-masing berasal dari Kecamatan Sidoharjo, Plupuh dan Ngrampal. Sedangkan satu pasien positif yang meninggal diketahui dari Ngrampal.
Fakta itu terungkap dari update situasi covid-19 Kabupaten Sragen yang dirilis Pemkab Sragen, Sabtu (18/4/2020) petangini. Dari data yang dirilis pukul 17.00 WIB, jumlah warga positif bertambah tiga orang jadi lima orang.
“Benar ada tambahan tiga positif baru. Dasarnya dari hasil tes Swab yang kita terima hari ini,” papar Sekda Sragen, Tatag Prabawanto, Sabtu (18/4/2020).
Tatag menguraikan untuk ketiga-tiganya laki-laki dengan usia antara 55 sampai 70. Dua kasus positif dari Plupuh dan Sidoharjo, merupakan kasus baru.
Keduanya sebelumnya berstatus PDP dan dirujuk ke RSUD Moewardi Solo, Jumat (17/4/2020).
Sedangkan satu tambahan kasus positif yang meninggal sebelumnya berstatus PDP dan berasal dari Desa Ngarum, Kecamatan Ngrampal.
Pasien pria paruh baya itu meninggal pada Rabu (8/4/2020) dan meninggal di RSUD Dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Saat itu, almarhum tiba di RSUD dalam kondisi tidak sadarkan diri dan kemudian meninggal tak lama setelah mendapat perawatan.
“Jadi yang meninggal itu adalah pasien PDP asal Ngrampal yang meninggal pada pekan lalu. Saat itu belum sempat dilakukan penanganan dan dites lalu hasil tes Swab baru keluar hari ini,” tandasnya.
Dengan tambahan tiga kasus positif itu, berarti hingga hari ini, jumlah kasus positif covid-19 di Sragen total sebanyak lima warga.
Dua kasus positif sebelumnya adalah dua warga asal Desa Kedungupit berinisial P (47) berjenis kelamin perempuan dan seorang pria berusia 39 tahun berinisial H asal Kampung Mojomulyo, Sragen Kota. Wardoyo
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.















