JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Geger Guru Les Privat di Sragen Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamarnya. Petugas Identifikasi Kenakan APD Lengkap

Petugas dengan APD lengkap saat mengidentifikasi jenazah guru privat di Purwosuman, Sidoharjo, Sragen yang tewas gantung diri. Foto/Wardoyo
Petugas dengan APD lengkap saat mengidentifikasi jenazah guru privat di Purwosuman, Sidoharjo, Sragen yang tewas gantung diri. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga di Dukuh Banjar, Desa Purwosuman, Kecamatan Sidoharjo, Sragen digegerkan dengan aksi bunuh diri seorang guru les privat.

Guru privat bernama Wuri Handayani (42) itu ditemukan nekat gantung diri di kamar belakang rumahnya.

Perempuan asal Dukuh Banjar RT 03, Desa Purwosuman, Sidoharjo, Sragen itu nekat gantung diri dengan tali yang diikatkan di blandar.

Data yang dihimpun, aksi tragis itu terjadi pada hari Selasa (21/4/2020) pukul 14.00 WIB. Berdasarkan keterangan warga, korban kali pertama ditemukan oleh ibunya Sunarti (75).

Kejadian bermula ketika ibu korban curiga karena sejak siang tidak melihat putrinya. Kemudian ia berinisiatif mencari di kebun halaman belakang dan mengecek ke kamar korban ternyata sudah kosong.

Baca Juga :  Bunuh Diri Terjun dari Jembatan, Jenazah Penjual Pentol Goreng asal Tangen Sragen Yang Sempat Hilang 2 Malam Akhirnya Ditemukan Pagi Tadi. Ditemukan Jarak 1,5 KM dari Jembatan Sapen

Alangkah terkejutnya, ketika ia mengecek ke kamar belakang dan menemukan putrinya sudah dalam kondisi tergantung dan tak bernyawa.

Mendapati hal itu, saksi langsung teriak dan memberitahu anaknya yang lain sehingga mengundang kedatangan warga.

Saat ditemukan, korban menggantung dengan menggunakan seutas tali senar warna oranye sepanjang dua meter.

Tak lama berselang, tim Inafis Polres Sragen serta tom medis Puskesmas mendatangi TKP untuk melakukan identifikasi dan evakuasi jasad korban.

“Korban memang diketahui sering mengajar les privat. Penyebabnya kami belum tahu secara pasti,” papar Kades Purwosuman, Pardi, Rabu (22/4/2020).

Baca Juga :  Dinilai Langgar Kode Etik, 5 Anggota Bawaslu Sragen Disidang DKPP di Solo Pagi Ini, Masyarakat Dapat Menyaksikan Lewat Medsos Ini

Kapolsek Sidoarjo AKP Agung Ari Purnowo membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, dari hasil pemeriksaan tim identifikasi Polres Sragen dan tim medis Puskesmas Sidoharjo yang disaksikan oleh pihak keluarga dan Kades setempat menyatakan bahwa kematian korban karena gantung diri.

“Tidak ada tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban. Dari keterangan keluarga korban mempunyai riwayat ganguan jiwa,” paparnya.

Proses identifikasi dilakukan oleh petugas dengan pakaian APD lengkap. Karena pihak keluarga sudah menerima kematian korban sebagai musibah, jenazah korban kemudian diserahkan untuk dilakukan pemakaman. Wardoyo