Beranda Umum Nasional Kritik Menteri BUMN, Adian Napitupulu Minta Erick Tak Sebar Isu di Tengah...

Kritik Menteri BUMN, Adian Napitupulu Minta Erick Tak Sebar Isu di Tengah Pandemi Corona

Politikus PDIP Adian Napitupulu digoda oleh sejumlah orang sebagai kandidat menteri di kabinet kedua Presiden Joko Widodo, di sela sidang tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/4/ 2019) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  –
Sikap Menteri BUMN, Erick Thohir terkait dengan isu mafia alat kesehatan (Alkes) dikritik anggota DPR dari Fraksi PDIP, Adian Napitupulu.

Adian meminta  Erick Thohir tak menjadi penyebar isu mafia alat kesehatan di tengah wabah Covid-19.

“Baiknya (Erick Thohir) bekerja fokus dan jangan menjadi penyebar isu,” katanya kepada pers pada Selasa (21/4/2020).

Adian Napitupulu menuturkan jika memang ada mafia dalam impor alat kesehatan, dia meminta Menteri Erick Thohir segera laporkannya kepada Presiden Jokowi dan penegak hukum, seperti Polri, Kejaksaan Agung, atau KPK.

Dia pun berpendapat jika Erick melihat terjadi dominasi impor alat kesehatan dia memintanya segera mengadukan ke KPPU.

Baca Juga :  Harga Naik di Akhir Tahun, Pemerintah Klaim Daya Beli Aman

“Semua mekanisme saat ini sudah ada,” ujarnya.

Adian Napitupulu menanggapi penjelasan Menteri BUMN Erick Thohir soal adanya mafia impor alat kesehatan. Menurut dia, mayoritas atao 80 persen lebih alat kesehatan di Indonesia hasil impor.

Anggota Komisi Pertahanan DPR itu pun meminta semua jajaran pemerintah, mulai dari menteri hingga kepala daerah fokus bekerja untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Tak hanya itu, menurut dia, jajaran pemerintahan juga harus mempu mengurangi pengangguran dan menyiapkan ketersediaan bahan pokok.

Adian Napitupulu juga mengajak masyarakat menengok sejarah bahwa setiap wabah penyakit diiringi dengan kelaparan yang merebak di mana-mana.

www.tempo.co

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.