JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Miris, Kecelakaan Maut di Nglorog Sragen, Motor Ngebut Gasak Nenek-Nenek Hingga Kakinya Terlepas dan Tewas Mengenaskan

Ilustrasi petugas polisi saat mengevakuasi korban tewas kecelakaan maut. Foto/Wardoyo

IMG 20190502 172703
Ilustrasi petugas polisi saat mengevakuasi korban tewas kecelakaan maut. Foto/Wardoyo

SRAGEN,JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan maut terjadi di jalan raya Sukowati tepatnya didepan Gedung IPHI Nglorog, Sragen, dua malam lalu.

Gegara ngebut, seorang pengendara motor Vixion menggasak nenek-nenek hingga tewas.

Pengendara motor Yamaha Vixion AD 2551 HY itu diketahui bernama Andi Vasabakti (25) warga Dukuh Klecorejo RT 27 Wonotolo, Gondang, Sragen.

Sedangkan korban yang tewas ditabrak diketahui bernama Soehartini (80) asal Kampung Dukuhan RT 1/4, Nglorog, Sragen.

Baca Juga :  Innalillahi, Kapolsek Plupuh Sragen Kompol Marsidi Ternyata Meninggal Karena Positif Terpapar Covid-19. Sempat Alami Batuk Disusul Sesak Nafas Hebat

Korban ditabrak hingga kaki kanan bawah lututnya terlepas. Sempat dilarikan ke RSUD Sragen namun nyawa nenek malang itu tak terselamatkan.

Data yang dihimpun, kecelakaan maut itu terjadi pukul 18.30 WIB. Dari hasil olah TKP pihak kepolisian, kecelakaan bermula ketika pengendara motor melaju dari arah barat atau Sragen Kota menuju ke arah timur.

Saat bersamaan, korban hendak menyeberang dari utara ke selatan. Karena motor melaju kencang dan jarak sudah sangat dekat, tabrakan pun tak terhindarkan.

Baca Juga :  Dicek Gubernur, Kamar Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Sragen Ditambah 100 %. Ini Daftar 7 Rumah Sakit Swasta yang Buka Kamar Pasien Covid-19!

Nenek malang itu tergasak hingga terempas jatuh. Malang tak dapat ditolak, kakinya bahkan sampai terlepas akibat tergasak motor.

Sedangkan pengendara motor mengalami luka lecet pada tangan kiri. Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo melalui Kasubag Humas AKP Harno membenarkan kejadian itu.

Menurutnya, korban sempat dilarikan ke RSUD sebelum kemudian mengembuskan nafas terakhirnya.

“Saat ini kasus itu masih dalam penyelidikan,” paparnya. Wardoyo