JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Perayaan Misa Paskah dan Jumat Agung di Karanganyar Bakal Digelar Online Lewat Live Streaming. Jemaat Bisa Mengikuti dari Rumah, Begini Caranya!

Sebuah penberitahuan paskah dari rumah terpampang di depan gereja Santo Pius Karanganyar. Foto/Wardoyo
Sebuah penberitahuan paskah dari rumah terpampang di depan gereja Santo Pius Karanganyar. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Wabah corona virus yang melanda saat ini juga berdampak pada aktivitas peribadatan.

Salah satunya umat Kristiani di Karanganyar yang dipastikan tidak akan bisa merayakan  hari  raya  Paskah  di gereja.  Seluruh  umat  hanya  bisa mengikuti  misa di rumah  masing-masing melalui  Live  streaming.

Romo  Gereja  St Pusat X Karanganyar,  Nurbertus Sukarno  Siwi,  Kamis (09/04/2020) menyatakan,  pihak  gereja  tidak  melaksanakan  perayaan  Paskah  sebagaimana  tahun sebelumnya,  karena  saat  ini virus corona  sedang  mewabah  hampir  di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Mengaku Sempat Tersiksa, Keluarga Ketua RT di Buran Karanganyar Yang Positif Covid-19 Akhirnya Bisa Bernafas Lega Usai Hasil Tes Swab Negatif. Langsung Siapkan Syukuran Setelah Operasi Patah Tulang Selesai

“Saat ini virus corona  sedang  mewabah. Untuk  menghindari agar  umat  tidak terdapat,  kita  sarankan untuk  merayakan  Paskah  di  rumah, ” paparnya kepada wartawan.

Menurut  Romo Nurbertus,  perayaan  Ekaristi,  hanya dilakukan  sebanyak  10 orang dari gereja St Pusat X Karanganyar dan disiarkan  secara  langsung  melalui  youtube dan diikuti  oleh para umat  dari rumah.

“Prosesi  perayaan, mulai dari Kamis putih dan perayaan Jumat  Agung akan kita  siarkan secara  langsung  melalui  saluran  youtube dan diikuti  oleh  umat  dari rumah.  Sedangkan untuk perayaan Paskah  pada  hari Minggu  pagi,  kami tidak melakukan siaran langsung. Umat kami persiapkan untuk mengikuti perayaan Ekaristi  secara  online dari Keuskupan  Agung Semarang, ” ujarnya.

Baca Juga :  Survei Terbaru Kesadaran Bermasker di Karanganyar Jelang Penerapan Denda, Dari 2.500 Terpantau Ternyata Segini Yang Sudah Tertib Mengenakan Masker!

Ditambahkannya,  dalam situasi  wabah  virus corona  ini,  merupakan kesempatan  bagi semua  umat Katolik untuk  merefleksikan diri,  dengan  membangun  pertobatan.

“Dengan  tema bertobat, terlibat, dan berbuah  berkat, kita berharap apa yang terjadi  saat ini jadi  pemicu untuk  memperbaiki diri agar  menuai  berkat bagi sesama, “pungkasnya. Wardoyo