JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

2 Suami Positif Covid-19 di Karanganyar Sudah Sembuh, Istri-Istrinya Gantian Dinyatakan Positif. Satu dari Paulan, Satunya dari Malangjiwan Colomadu

Ilustrasi penanganan pasien corona virus di ruang Isolasi. Foto/Wardoyo
Ilustrasi penanganan pasien corona virus di ruang Isolasi. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Kasus positif virus corona bertambah dua orang lagi. Tambahan kasus terjadi di wilayah Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar.

Dua pasien positif tersebut merupakan istri dari pasien positif asal Desa Paulan yang kini sudah sembuh. Satu lagi adalah istri dari pasien positif asal Desa Malangjiwan yang saat ini menjalani perawatan di RSPAU dr S Hardjolukito Bantul Yogyakarta.

Bupati Karanganyar sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, berdasarkan hasil swab dari kedua perempuan tersebut, mereka terkonfirmasi positif virus corona.

Baca Juga :  Astagfirullah, Jumlah Warga Karanganyar Meninggal Terkait Covid-19 Sudah Mencapai 80 Orang. Jumlah Kasus Positif Melonjak Jadi 414, Suspek 1.867

Setelah warga Desa Paulan yang sebelumnya terkonfirmasi positif dan sudah dinyatakan sembuh, kini istri dari inisial AV tersebut terkonfirmasi positif covid-19.

“Suami (warga Desa Paulan) sudah sembuh dan pulang tapi hasil swab yang bersangkutan (istrinya) kemarin itu positif. Sama istrinya warga Malangjiwan yang saat ini dirawat di Jogja,” paparnya.

Ia mengungkapkan, dua pasien positif tersebut saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo.

Baca Juga :  Saat Bupati Karanganyar Terjun Punguti Sampah di Sungai Siwaluh di Hari Clean Up Day. Ini Pesan yang Disampaikan!

Dengan bertambahnya dua kasus tersebut tercatat sudah ada 13 orang terkonfirmasi positif di wilayah Karanganyar.

Satu orang dinyatakan sembuh, dua orang meninggal dunia dan sisanya sebanyak 10 orang menjalani perawatan.

Sedangkan data pada Minggu (26/4/2020) sampai pukul 13.00, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di wilayah Karanganyar sebanyak 136 orang. Kemudian jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 31 orang. Wardoyo