JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Irwan Effendi Siap Tangkal Covid-19 Dengan Metode Listrik Statis

surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Wabah virus corona (Covid-19) sampai kini masih belum ada vaksin untuk menangkalnya. Di tengah jalan buntu tersebut, Owner dan founder dari Bioenergi Solution Center, Irwan Effendi dan rekan-rekannya di Perkumpulan Reiki Indonesia (PRI) siap Melakukan instal secara masal, agar orang-orang memiliki kemampuan membasmi virus (termasuk Covid-19) dengan listrik statis. Melalui rilisnya ke Joglosemarnews, Irwan menjelaskan saat ini sudah ada 13.000 orang yang telah mendapatkan instalasi energi anti virus. Selain itu, dari total 18 orang yang berstatus terkonfirmasi positif Covid-19 telah diterapi menggunakan energi anti virus ini, dengan hasil 17 di antaranya dinyatakan negatif hanya dalam waktu 3 hari setelah pertama kali diterapi.
Baca Juga :  Bersiap Hadapi New Normal, PGS Solo Tingkatkan Layanan Pembayaran Non Tunai
“Total lama dirawat sampai dinyatakan sembuh kurang dari 6 hari. Jauh lebih singkat dari perawatan medis selama ini,” ujarnya. Satu orang yang tidak berhasil disembuhkan, menurut Irwan, karena kondisinya sudah terlalu parah saat dibawa ke PRI. Selain itu ada juga 194 orang berstatus PDP. Dari jumlah itu, 129 di antaranya dinyatakan negatif dalam 4 hari sejak pertama kali diterapi. Sedangkan 62 orang dinyatakan negatif antara 5 sampai 8 hari sejak pertama kali diterapi, sementara 3 orang tidak memberikan kabar lanjutan.
Baca Juga :  Jasad Pria Paruh Baya Membusuk Terlentang di Pintu Kamar Gemparkan Warga Serengan Solo
“Jadi tingkat keberhasilan di kalangan PDP adalah 98 persen dan jika digabung dengan yang berstatus positif, tingkat keberhasilan adalah 208 dari 212 atau 98 persen,” ujar Irwan. Lebih lanjut, Irwan Effendi sangat terbuka apabila ada tim peneloti yang bersedia melakukan pengujian dengan metodenya, agar ada penilaian yang yang objektif. “Saya siap diuji dengan cara diinjeksi virus ke tubuh saya. Saya akan buktikan bahwa dalam waktu 48 jam, saya bisa mengembalikan kondisi saya dari yang positif ke negatif,” ungkapnya. suhamdani