JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Hendak Berangkat Kerja ke Kalimantan, Pemuda asal Gemolong Sragen Malah Ketahuan Positif Terpapar Covid-19. Terungkap Saat Urus Surat Kesehatan

Dr Hargiyanto. Foto/Wardoyo
Dr Hargiyanto. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM -Kasus corona virus atau covid-19 di Kabupaten Sragen kembali bertambah. Satu lagi warga dinyatakan positif terpapar covid-19, Rabu (24/6/2020).

Pasien itu diketahui berasal dari Kecamatan Gemolong berjenis kelamin laki-laki. Pria itu diketahui sudah berusia muda sekitar 30 tahun.

“Tambah satu dari Kecamatan Gemolong. Berusia 30 tahun,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sragen, Tatag Prabawanto, Rabu (24/6/2020).

Pemuda asal Gemolong itu diketahui positif setelah hasil swab test yang keluar hari ini dan menunjukkan hasil positif.

Baca Juga :  4 Anggota Dewan Positif Covid-19, Kompleks DPRD Yogyakarta Ditutup untuk Sterilisasi

Yang bersangkutan ketahuan positif saat hendak mengurus surat keterangan sehat yang di dalamnya mengharuskan menjalani rapid test.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen, Hargiyanto menjelaskan pasien positif baru asal Gemolong itu merupakan pasien baru dan tidak ada riwayat kontak dengan pasien-pasien positif sebelumnya.

Pasien diketahui memiliki riwayat bekerja di luar kota yakni ke Kalimantan. Saat hendak mengurus persyaratan surat untuk berangkat ke Kalimantan, pemuda itu baru terdeteksi terinfeksi covid-19.

“Ceritanya, dia mau berangkat kerja ke Kalimantan. Kemudian mengurus surat keterangan sehat yang menjadi persyaratan berangkat. Ternyata hasil tesnya positif. Sebelumnya dia orang tanpa gejala (OTG) dan kondisinya baik. Saat ini dirawat di Isolasi Pemkab Sragen di Technopark. Riwayatnya dia bekerja di Kalimantan,” tukasnya.

Baca Juga :  Siap-Siap, Mulai Bulan Depan, Tak Pakai Masker di Karanganyar Bakal Didenda Rp 20.000. Simak Ketentuan Lainnya!

Dengan tambahan satu kasus positif asal Gemolong itu, maka hingga hari ini total kasus positif covid-19 di Sragen tercatat menjadi 49 kasus positif.

Dari jumlah itu, 32 orang dinyatakan sembuh, 16 masih dirawat dan satu meninggal dunia. Wardoyo