JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Klaster Penyebaran Covid-19 di Kota Semarang Bertambah, Jumlah ODP Melonjak

Ilustrasi hasil tes virus corona. Pexels
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Klaster baru penyebaran virus corona (covid-19) di wilayah Kota Semarang ditemukan oleh Tim Gugus Percepatan Penanggulangan Covid-19 kota setempat.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam, berdasarkan data, hingga akhir Mei 2020, pihaknya mencatat jumlah pasien covid-19 di wilayahnya sekitar 47 orang.

“Namun memasuki Juni, jumlahnya melonjak 128 dan 124 pasien di antaranya mendapatkan perawatan medis intensif,” terang dia, Rabu (3/6/2020).

Menurut dia, lonjakan pasien covid-19 terjadi setelah secara intensif dilakukan rapid test massal kemudian dilanjutkan swab tes serta hasil pelacakan tim penanggulangan Covid-19.

Sebelumnya, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan berdasarkan hasil rapid test massal yang dilakukan di berbagai wilayah publik dan pelacakan, klaster baru penyebaran covid-19 di Kota Semarang berasal dari sejumlah pasar.

Baca Juga :  Gaung Protokol Kesehatan New Normal Terus Bekumandang di Blora

Ia menyebutkan, sejumlah pasar diantaranya Pasar Prembaen, Pasar Jati-Banyumanik, dan Pasar Karimata atau Pasar Burung, menyumbang peningkatan jumlah kasus Covid-19. Tak hanya itu, Hendi menyebut rapid test juga digelar di Rusun Kaligawe dan sektor perbankan.

“Selain terus dilakukan pelacakan juga dilakukan penanganan secara intensif terhadap pasien. Bahkan hasil pemeriksaan tersebut, lanjut dia, ada tiga pejabat Pemkot Semarang yakni kepala dinas, camat dan sekretaris camat positif Covid-19,” kata dia.

Sementara itu, jumlah Orang dalam Pantauan (ODP) di Kota Semarang hingga saat ini semakin bertambah. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Semarang dan tim Tim Gugus Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Semarang, jumlah ODP terpantau di Kota Semarang untuk Rabu (3/6/2020) adalah 260 orang.

Baca Juga :  Global Wakaf-ACT Distribusikan 50 Ton Beras Wakaf Gratis untuk Masyarakat Terdampak Pandemi di Jateng dan DIY

Untuk pasien positif total sebanyak 129 orang dan pasien meninggal total sebanyak 44 orang. Sebelumnya, Selasa (2/6/2020) jumlah total ODP terpantau adalah 233 orang. Ini artinya ada pertambahan sebesar 27 orang. Lebih tinggi dibandingkan pertambahan Selasa (2/6/2020) sebanyak 16 orang hingga meraih total seluruhnya 233 orang.

Selanjutnya, untuk pasien yang sembuh terus bergerak naik grafiknya dengan pertambahan yang cukup lambat sebanyak dua orang untuk Rabu (3/6/2020). Sehingga total seluruhnya yang sembuh adalah 276 orang.  Satria Utama