
SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tiga dari tujuh kios di Pasar Lemahbang, Desa Karanganyar, Kecamatan Sambungmacan, Sragen, yang terbakar Selasa (21/7/2020) dinihari, ternyata diketahui tak bertuan.
Tiga kios itu diketahui tidak ada penyewanya alias kios kosong. Sedang kios yang terbakar dan ada penyewanya diketahui ada empat kios.
Berdasarkan pendataan dari tim, total ada tujuh kios yang dilalap si jago merah. Dari tujuh kios itu, empat diantaranya merupakan milik tiga penyewa.
Mereka masing-masing Ny. Suminah (60) warga Bandungsogo, Ngrampal, Sragen, kemudian milik Ny. Muryani (50) juga dari Bandungsogo dan Gimin (68) asal Gesi, Sragen.
“Dari hasil identifikasi di lapangan, pemicunya diduga akibat korsleting listrik,” ujar Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Harno.
Sebanyak tujuh kios di pasar Lemahbang itu dilaporkan ludes dilalap si jago merah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Namun kerugian akibat kebakaran pasar di tepi jalan raya Sragen-Ngawi itu ditaksir mencapai hampir Rp 100 juta.
Data yang dihimpun di lapangan, kobaran api kali pertama diketahui pukul 02.00 WIB. Menurut keterangan saksi mata, api muncul dari salah satu kios kemudian berkobar cepat melahap ke deretan kios yang ada di sekitarnya.
Warga sekitar langsung berhamburan berupaya memadamkan kobaran api. Kondisi beberapa kios yang dipenuhi barang dagangan mudah terbakar, membuat kobaran api kian menjadi.
Tak lama berselang, tiga mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman. Setelah berjibaku hampir dua jam, api baru bisa dijinakkan sekitar pukul 03.56 WIB. Wardoyo
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














