JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Buruh Pabrik Kayu di Sumberlawang Sragen Positif Terpapar Covid-19. Diduga Tertular dari Pemilik Yang Berasal dari Solo

Dr Hargiyanto. Foto/Wardoyo
Dr Hargiyanto. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tambahan kasus corona virus atau covid-19 di Sragen hari ini, Kamis  (23/4/2020), akhirnya terungkap.

Satu warga yang kembali dinyatakan positif terpapar covid-19 itu diketahui berasal dari Kecamatan Mondokan.

Data yang dihimpun dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Sragen, satu pasien positif itu diketahui berinisial SF berusia 25 tahun dan berdomisili di Desa Jekani, Kecamatan Mondokan.

Yang bersangkutan diketahui berprofesi sebagai pekerja di pabrik kayu di wilayah Sumberlawang. Pemuda itu diketahui positif dari hasil tracking yang dilakukan setelah pemilik terkonfirmasi positif.

Kepala DKK Sragen, Hargiyanto menguraikan pasien muda itu diketahui setelah dilakukan tracking terhadap para pekerja di pabrik kayu Sumberlawang tempatnya bekerja.

Baca Juga :  Curhat Pilu Keluarga Korban Meninggal Positif Covid-19 Asal Perum Ngringo Karanganyar. Beban Moral Hadapi Stigma Warga Saat Isolasi Mandiri, Baru Lega Setelah Hasil Swab Negatif

“Dari hasil tracking, kemudian dilakukan swab test dan hasilnya yang bersangkutan dinyatakan positif,” paparnya Kamis (23/7/2020).

Ia menguraikan, diduga pemuda itu positif setelah tertular dari pemilik pabrik yang berasal dari Solo yang sebelumnya sudah terkonfirmasi positif.

Dengan tambahan satu kasus itu, hingga kini jumlah total kasus positif covid-19 Sragen sudah mencapai angka 71 kasus. Dari jumlah itu, 55 orang di antaranya dinyatakan sembuh, 13 dirawat dan tiga orang meninggal dunia.

Sementara, jumlah pasien meninggal terkait covid-19 di Sragen, hingga hari ini tercatat total 28 orang.

Rinciannya, tiga pasien positif asal Ngarum Ngrampal, Tanon dan Gemolong, satu pasien positif dan sembuh asal Sribit Sidoharjo, 22 PDP, satu ODP dan satu PP.

Baca Juga :  Vonis Korupsi Rp 2 Miliar RSUD Sragen, Eks Dirut RSUD Sragen, PPK dan Pengusaha Rahadian Wahyu Dijatuhi Hukuman 6 Tahun Penjara. Lebih Berat 4 Kali Lipat dari Tuntutan Jaksa

Dari 22 PDP meninggal itu masing-masing dua dari Sragen Kota, satu dari Tenggak Sidoharjo, satu dari Celep Kedawung, tiga dari Mondokan, dua warga dari Sambirejo, satu dari Sambungmacan, satu dari Hadiluwih Sumberlawang.

Kemudian empat lagi PDP asal Kecamatan Kedawung, satu dari Ketro Tanon, satu dari Geneng Tanon, dua dari Karangmalang dan satu dari Gemolong.

Lantas ada satu balita PP meninggal dari Desa Kedawung Kecamatan Kedawung dan satu ODP asal Jati Sumberlawang. Wardoyo