JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Jos, AD 1 PM Family Sahabat Setiawan Salurkan 360.000 Liter Air Bersih ke 3 Kecamatan di Wonogiri

Penyaluran bantuan air bersih dari Komunitas AD 1 PM Family ke 3 Kecamatan di Wonogiri. Dok. AD 1 PM
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Penyaluran bantuan air bersih 360.000 liter dari Komunitas AD 1 PM Family ke 3 Kecamatan di Wonogiri. Dok. AD 1 PM

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kembali Komunitas AD 1 PM Family Sahabat Setiawan yang diketuai Setiawan, menggelar kegiatan bakti sosial. Kegiatan bakti sosial kali ini dengan menyalurkan bantuan 60 tangki atau sebanyak 360.000 liter air bersih dan puluhan sembako ke wilayah Wonogiri selatan.

Dalam rilis yang diterima JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (6/7/2020),
kegiatan bakti sosial dihadiri langsung oleh Setiawan selaku Ketua AD 1 PM Family beserta anggota komunitas serta dihadiri pula oleh Kepala Desa Gambirmanis, tokoh masyarakat, dan warga sekitar. Secara simbolis penyerahan bantuan air bersih dan sembako dilaksanakan di Dusun Kerjo RT.004/RW.009 Desa Gambirmanis Kecamatan Pracimantoro Wonogiri (5/7/2020).

Baca Juga :  Alhamdulillah, Pengasuh Ponpes di Sempon Kecamatan Jatisrono Wonogiri Dinyatakan Sembuh Dari COVID-19

Daerah penerima bantuan air bersih tersebar di tiga kecamatan di kabupaten Wonogiri diantaranya Kecamatan Pracimantoro di meliputiDusun Galo, Dusun Nongkosuwit, Dusun Kerjo, Dusun Gondangmanis, Dusun Nujo, Dusun Bakalan, Dusun Tileng, Desa Gambirmanis sebanyak 40 tangki. Selanjutnya di Kecamatan Paranggupito meliputi Dusun Blimbing Desa Sambiharjo, Dusun Lomujing, Dusun Sumberejo, Dusun Klepu, Dusun Bulu, Dusun Ngandongrejo Desa Songbledeg sebanyak 10 tangki.

Baca Juga :  2 Pemancing Tenggelam di Waduk Gajah Mungkur Wonogiri, 1 Tewas 1 Selamat

Kemudian Kecamatan Giriwoyo di Dusun Keji, Dusun Kerok, Desa Girikikis sebanyak 10 tangki.

“Bantuan berupa air bersih ini diharapkan bisa membantu warga yang tengah kesulitan air bersih serta sembako berupa beras dapat meringankan beban warga ekonomi lemah yang terdampak COVID-19,” kata Setiawan.

Tokoh masyarakat Desa Gambirmanis, Satijo mengaku bahwa dampak musim kemarau sudah dapat dirasakan di wilayahnya. Bahkan, sejumlah lahan pertanian terancam gagal panen. Kekeringan merupakan bencana tahunan yang lazim mereka alami di setiap tahunnya. Aria