JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Petugas PPDP Grobogan Datangi Rumah Calon Pemilih

Ilustrasi pemungutan suara dalam pilkada serentak. pixabay

GROBOGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Grobogan bergegas melaksanakan tahapan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Grobogan, 9 Desember 2020. Saat ini telah memasuki babak baru.

Ribuan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang merupakan petugas khusus yang bertugas melakukan coklit data pemilih telah terbentuk.

“PPDP sama dengan jumlah TPS yakni 2.971 orang dibentuk sejak 24 Juni – 14 Juli 2020 mendatang,” katakan Komisioner KPU Divisi Perencanaan Data dan Informasi, M. Machruz saat dikonfirmasi wartawan, kemarin.

Tim merupakan Rukun Tetangga (RT) atau Rukun Warga (RW) atau warga masyarakat yang diusulkan Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat.

“Tugas PPDP membantu KPU Grobogan dalam melakukan pemutakhiran data pemilih. Masa kerja PPDP 15 Juli 2020 – 13 Agustus 2020. Tahapannya sampai saat ini sudah diusulkan PPS dan diserahkan ke KPU Grobogan melalui PPK,” ujar Machruz, Minggu (5/7/2020).

Diharapkan, semua warga Kabupaten Grobogan, bisa mendapatkan hak suaranya dengan tercatat dalam data pemilih. Petugas akan melakukan coklit langsung ke rumah warga.
Pada masa kerja PPDP ini, petugas akan melakukan pencocokan daftar pemilih ke rumah-rumah warga. Pihaknya berharap warga bisa menerima kedatangan PPDP ini dan mempersiapkan NIK (KTP) atau KK-nya.

Baca Juga :  Air Penghidupan Itu ada di Kaki Gunung Ungaran

“Di masa pandemi ini, petugas yang sudah diusulkan dan dibentuk PPS ini mendatangi rumah warga dengan alat pelindung diri yaitu masker, face shield, dan hand sanitizer. Dengan artian kami juga tetap menerapkan protokol kesehatan saat petugas datang untuk memuktahirkan data warga,” jelas Machruz.

Protokol kesehatan, dilakukan untuk meminimalisasi penularan baik dari petugas pelaksana coklit maupun kepada masyarakat.

Direncanakan Rapid
Tahapan Coklik, PPDP direncanakan akan menjalankan rapid test sebelum melaksanakan tugasnya. Machruz menjelaskan, telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Grobogan untuk melakukan rapid tes.

“Tinggal menunggu pelaksanaannya. Rencananya tanggal 7-9 Juli 2020. Kemudian, kami berharap kepada PPDP ini dapat menyosialisasikan kepada warga sehingga pemutakhiran data pemilih bisa berjalan dengan baik. Kami juga berharap pada 18 Juli 2020 nanti, KPU melakukan pendampingan terhadap PPDP dalam Gerakan Coklit Serentak juga berjalan dengan baik,” tutupnya.

Baca Juga :  YKAN Dorong Praktik Budi Daya Udang Ramah Lingkungan

Sementara Agung Sutopo, Ketua Komisioner KPU Kabupaten Grobogan menjelaskan, setelah rekrutmen petugas tahap pemutahiran dilakukan untuk memastikan jumlah pemilih.

“Jumlah pemilih bisa bertambah atau berkurang. Karena ada warga yang sekarang jadi TNI dan Polri atau ada juga warga yang sebelumnya masih kecil sekarang sudah dewasa sehingga memiliki hak pilih,” katanya.

Diperkirakan, sebanyak 1.163.626 akan mengikuti pemutakhiran data yang dilakukan dengan cara kunjungan ke rumah warga.

“Kami harapkan warga siap di rumah saat didatangi petugas. Jangan takut, petugas kami telah melakukan standart protokol kesehatan untuk menjaga kesehatan bersama,” katanya.

Pemanfaatan situasi WFH diharapkan coklit bisa lebih maksimal, sehingga calon pemilih bisa membantu dengan memberikan keterangan sebenar benarnya kepada petugas sehingga tidak kehilangan hak pilih pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang. Satria Utama