JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Peduli Penanganan Covid-19 Sragen, PLN Surakarta Gelontor 12 Wastafel Portabel. Bupati Berharap Bisa Bermanfaat Untuk Masyarakat

Imbauan Kewaspadaan Corona oleh Bupati Sragen. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Imbauan Kewaspadaan Corona oleh Bupati Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pandemi covid-19 membuat PLN Surakarta tergerak menyumbangkan kepeduliannya.

Pihak PLN Surakarta mewujudkannya melalui bantuan masker medis, masker nonmedis sampai wastafel portabel untuk cuci tangan dari berbagai pihak ke Pemkab Sragen.

Bantuan itu diserahkan langsung kepada bupati pada Kamis (2/7/2020). Bantuan diserahkan Manager UP3 Surakarta Ari Prasetyo Nugroho diserahkan kepada Pemkab melalui Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Bantuan dari PLN itu akan ditempatkan di organisasi perangkat daerah (OPD), yang memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Terus Mengganas, Kasus Covid-19 Sragen Tambah 5 Orang, 2 Orang Meninggal Dunia. Total Sudah 93 Kasus Positif, 160 Suspek dan 556 Harus Isolasi Mandiri

Seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS), dan Gedung Kartini, juga di pasar atau rumah sakit.

Ari Prasetyo menyampaikan bantuan itu dari CSR PLN Peduli. Sebelumnya, pihaknya juga memberi bantuan paket sembako lewat Kodim Sragen.

Diharapkan, bantuan itu bisa bermanfaat dalam rangka penanganan Covid 19 di Kabupaten Sragen.

“Mudah-mudahan juga ke depan masih ada bantuan untuk pemerintah daerah yang ada di daerah UP3 Surakarta, karena memang merupakan wujud dari PLN dalam membantu masyarakat serta ketahanan masyarakat dalam menangani pandemi Covid-19,” kata Ari kepada wartawan.

Baca Juga :  Kian Meroket, 4 Warga Sragen Kembali Positif Terpapar Covid-19. Tersebar di Gondang, Tanon dan Sumberlawang,  Total Sudah 86 Kasus Positif, 489 Warga Isolasi Mandiri

Sementara, Bupati Yuni menyambut baik bantuan dari PLN itu. Ia berharap bantuan wastafel portabel sebanyak 12 unit itu nantinya bisa dimanfaatkan untuk instansi pelayanan publik guna memberikan pelayanan cuci tangan bagi masyarakat. Wardoyo