JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pulang dari Kalimantan Jenguk Orangtua, Pemuda asal Sambungmacan Sragen Malah Dinyatakan Positif Covid-19. Lima Anggota Keluarga Jalani Swab Test

Ilustrasi rapid test covid-19. Foto/Wardoyo
Ilustrasi rapid test covid-19. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus positif corona atau covid-19 dari riwayat perjalanan luar kota, kembali terjadi di Sragen.

Kali ini, seorang pemuda asal Desa Bedoro, Kecamatan Sambungmacan, Sragen berinisial EM (31) dinyatakan positif covid-19 setelah pulang dari perantauannya di Kalimantan Timur.

Pemuda lajang itu sedianya pulang untuk menjenguk orangtuanya setelah Lebaran tak bisa pulang. Namun saat berinisiatif melakukan tes swab mandiri di RSUD Moewardi Solo, hasilnya justru dia dinyatakan positif terkonfirmasi covid-19.

“Ada tambahan lima kasus positif hari ini. Hasil swab keluar hari ini dan kelimanya dinyatakan positif covid-19. Tiga orang dari Kecamatan Gemolong, satu dari Tanon dan satunya dari Kecamatan Sambungmacan,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (26/7/2020).

Baca Juga :  Polres Sragen Bekuk Predator Anak di Bawah Umur asal Mondokan. Bermodus Ancam Viralkan Foto-Foto Korban, Pelaku Perkosa Korban-Korbannya di Kuburan Cina

Kepala DKK Sragen, Hargiyanto menguraikan kelima pasien positif baru itu, empat diantaranya diketahui dari hasil tracking yang dilakukan oleh tim DKK berdasarkan kasus-kasus positif sebelumnya.

Sedangkan satu pasien yakni dari Desa Bedoro, Sambungmacan merupakan pasien baru yang memiliki riwayat perjalanan dari Kalimantan Timur.

Tiga pasien baru asal Gemolong, positif setelah tertular dari kontak pasien asal Peleman, Gemolong yang berprofesi sebagai pedagang di Pasar Geyer Purwodadi dan tertular dari pedagang Pasar Gemolong.

Sedangkan satu pasien baru asal Tanon diketahui berprofesi sebagai pedagang Pasar Bunder dan Pasar Gemolong.

Kelima pasien dinyatakan positif setelah hasil swab menunjukkan tanda positif. Terkait tambahan itu, tim akan melakukan tracking untuk menelusuri riwayat kontak erat dari mereka.

Baca Juga :  Ustadz Muda Habib MA Berpulang, Bupati Sragen Ungkap Kenangan Terakhir Bersama Almarhum yang Tak Mungkin Terlupakan. Sebut Almarhum Sosok Luar Biasa!

Dari lima pasien positif baru tersebut, empat pasien asal Gemolong dan Sambungmacan dirawat di Isolasi Mandiri Pemkab Sragen di Technopark. Sedangkan satu pasien dari Tanon dirawat di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen.

“Semua dalam kondisi stabil. Empat pasien dirawat di Isolasi Mandiri Technopark dan satunya di RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen. Kami akan melakukan tracking lanjutan untuk melacak riwayat kontak pasien positif tersebut,” tandasnya.

Sementara, dari informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (22/7/2020) tadi dilakukan swab terhadap orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien EM asal Bedoro. Tercatat ada lima anggota keluarga EM, termasuk orangtuanya, turut dilakukan swab test oleh tim DKK. Wardoyo