JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Sidang Replik Kasus Bank UOB, JPU Tegaskan 3 Terdakawa Tak Jalankan SOP

Suasana sidang replik atau jawaban jaksa di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta, Senin (27/07/20). Foto: JSNews/Prabowo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Jaksa Penuntut Umum (JPU), RR Rahayu Nur Raharsi menegaskan tiga terdakwa kasus kejahatan perbankan UOB Solo, Natalia Go, Vincencius Hendri, dan Meliawati tak menjalankan SOP (standart operasional prosedur) dengan korban Roestiana Cahyo Dewi. Hal itu ditegaskan Rahayu usai sidang replik atau jawaban jaksa di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta, Senin (27/07/20).

Ketiga terdakwa yang merupakan pegawai Bank UOB Solo dituntut hukuman 5 tahun penjara plus denda Rp 5 miliar subsider enam bulan penjara. Dalam sidang pledoi sebelumnya, penasihat hukum terdakwa menegaskan tidak adanya kesalahan SOP yang dibuktikan dalam audit internal.

Baca Juga :  Jejak Langkah Solo Menuju Kota Pariwisata

“Kami berpendapat bahwa hasil audit mereka tidak ada bukti telah dilaporkan atau ada di catatan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan menyetujui bahwa tidak ada pelanggaran. Untuk itu, pendapat mereka tidak bisa digunakan sebagai acuan,” kata Rahayu kepada wartawan usai sidang.

Dia memaparkan, audit internal tidak hanya sekadar sebagai formalitas, melainkan harus dilakukan dengan langkah-langkah tambahan seperti di atas. Terlebih, penarikan rekening join and yang seharusnya dilakukan dua orang antara Roestiana Cahyo Dewi sebagai korban dengan Waseso hanya dilakukan oleh Waseso hingga 18 kali.

Baca Juga :  Polri Terjunkan 2.188 Personel Amankan Resepsi Ngunduh Mantu Presiden Jokowi

“Prinsip kehati-hatian inilah yang tidak dijalankan oleh pihak bank (terdakwa). Kalau hanya sekali dua kali dimaklumi, ini kan sudah 18 kali namun tidak kecurigaan dari pihak bank,” tegas dia.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com