JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

25 Tenaga Magang Sudah Setahun Hilang Misterius di Kapal May Alia, Anggota DPR RI Paryono Bakal Lapor Jokowi Agar Diusut Tuntas. Ternyata Belum Pernah Mencuat di Media

Anggota DPR RI asal Karanganyar, Paryono saat menerima aduan dari orangtua salah satu korban hilangnya kapal May Nur Alia, Sabtu (29/8/2020). Foto/Beni Indra
Anggota DPR RI asal Karanganyar, Paryono saat menerima aduan dari orangtua salah satu korban hilangnya kapal May Nur Alia, Sabtu (29/8/2020). Foto/Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Anggota Komisi II DPR RI, Paryono menyayangkan ketidakjelasan dan tanggungjawab perusahaan kapal May Nur Alia terkait hilangnya 25 anak buah kapal (ABK) dari tenaga magang yang hilang misterius setahun silam.

Pihaknya berjanji akan menyampaikan kasus itu ke Presiden Jokowi agar segera ada pengusutan.

Hal itu disampaikan seusai menerima aduan dari Supriyono (56) orangtua salah satu korban, Febry Hariyanto (23) asal Dusun Serut Desa Sroyo, RT 01/06 Jaten, Karanganyar, Sabtu (29/8/2020).

Baca Juga :  Pengurus Muhammadiyah se-Surakarta Konsolidasi Penundaan Muktamar. Berharap Tidak Ada Penundaan Lagi

Febry adalah siswa Akademi Pelayaran Niaga Indonesia Akpelni Semarang yang bersama 4 orang temannya siswa Akpelni Semarang yang juga sama-sama hilang sampai sekarang.

Paryono menyesalkan pihak Akpelni yang hingga kini tidak bisa memberikan kepastian keberadaan 25 nyawa anak kapal.

Terlebih, kasus ini sama sekali belum pernah mencuat sekalipun di media.

Baca Juga :  Kabar Baik, Digelontor Rp 190 Juta, Pujasera Karanganyar Bakal Disulap Jadi Taman Kuliner Semi Food Court Ala Kota-Kota. Sayangnya Papan Nama Proyeknya Tak Tahu Entah di Mana?

“Pihak keluarga hanya ingin meminta kepastian tapi hingga sekarang. Mestinya pihak terkait bersikap profesional lah berikan kejelasan,” ujar Paryono kepada awak media.

Sebagai tindak lanjut, Paryono akan berupaya memperjuangkan kasus itu termasuk berusaha menyampaikan kasus itu pada Presiden Jokowi agar mendapat perhatian presiden.

“Kami akan sekuat tenaga berjuang untuk keluarga korban yang jumlahnya lumayan banyak 25 orang lebih,”  lanjutnya. Beni Indra