JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Lima Tenaga Kesehatan di Blora Terpapar Corona, Pelayanan Puskesmas Kunduran Ditutup Hingga 17 Agustus

Ilustrasi tenaga medis. Pixabay

BLORA, JOGLOSEMARMEWS.COM — Gelombang pandemi virus corona atau covid-19 di Kabupaten Blora belum juga reda. Berdasarkan data dari laman situasi terkini perkembangan corona virus disease 2019 di Kabupaten Blora pada Rabu (13/8/2020), tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Blora merilis ada 171 kasus positif covid-19 secara kumulatif.

Secara detail dari 124 orang sembuh, 11 orang meninggal dunia, 2 orang dirawat di rumah sakit dan sedangkan 34 orang penderita lainnya tengah menjalani isolasi mandiri. Dari total kasus  covid-19 terdapat lima pasien yang berasal Puskesmas Kunduran. Kelimanya berprofesi sebagai tenaga kesehatan.

Akibat lima tenaga medis atau tenaga kesehatannya terpapar covid-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Blora terpaksa melakukan penutupan sementara pelayanan umum di Puskesmas Kunduran, Kabupaten Blora.
Kebijakan penutupan sementara digulirkan hingga tanggal 17 Agustus mendatang.

Baca Juga :  Penasaran dengan Festival Kota Lama Semarang, Ini Informasi Detailnya

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Blora dr Lilik Hernanto, penutupan sementara Puskesmas Kunduran hingga 17 Agustus mendatang. Selama masa penutupan, petugas dari Dinas Kesehatan Blora bakal melakukan strelisasi dengan penyemprotan disinfektan.

“Pelayanan sementara di Puskesmas Kunduran kami tutup sementara hingga 17 Agustus mendatang. Pelayanan kita alihkan ke Puskesmas terdekat  Kebijakan ini digulirkan setelah lima tenaga medis di Puskesmas Kunduran dinyatakan positif terpapar covid-19,” beber Lilik pada Rabu (13/8/2020).

Baca Juga :  Gubernur Ganjar Pimpin Operasi Yustisi Penegakkan Protokol Kesehatan

“Untuk memutus rantai penyebaran covid-19, petugas melakukan sterilasi dengan penyemprotan disinfektan ke seluruh bagian bangunan Puskesmas Kunduran,” sambung dia.

Diungkapkan oleh Lilik lebih detail, klaster penularan covid-19 di Puskesmas Kunduran terdeteksi setelah menggelar uji swab. Sebelumnya, seorang tenaga kesehatan di Puskesmas Kunduran diketahui sakit kemudian berobat ke rumah sakit di luar kota.

“Hasil uji swab dari tenaga kesehatan tersebut menunjukkan yang bersangkutan terkonfirmasi positif covid-19. Menindaklanjuti hasil tersebut kami tracing di Puskesmas Kunduran dan ada penambahan empat tenaga kesehatan yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona,” sambung dia. Ahmad|Satria Utama