JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pulang dari Bima NTT Sebelum Lebaran, Bocah 9 Tahun Asal Sragen Positif Terpapar Covid-19. Ibu Melahirkan Yang Pulang dari Jayapura Juga Ketahuan Positif, Satu Ibu Hamil Asal Miri Masih Misteri

Ilustrasi penanganan pasien corona virus di ruang Isolasi. Foto/Wardoyo
Ilustrasi penanganan pasien corona virus di ruang Isolasi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM
Kasus corona virus atau covid-19 di Sragen kembali menunjukkan peningkatan dengan tren makin mengkhawatirkan.

Hari ini, Kamis (20/8/2020) jumlah kasus positif covid-19 kembali meroket dengan tujuh orang tambahan baru. Namun dari tujuh kasus itu, ada yang menarik ketika beberapa di antaranya diketahui punya riwayat pulang dari luar Jawa.

Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Kamis (20/8/2020) petang. Dari data terbaru menunjukkan, ada tambahan tujuh kasus baru positif covid-19 menjadi 160 kasus positif.

Sehari sebelumnya, jumlah pasien positif masih tercatat 153 orang. Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto membenarkan tambahan tujuh pasien positif covid-19 hari ini.

Ia menjelaskan tambahan tujuh warga positif itu tersebar di lima kecamatan. Masing-masing satu anak berusia 9 tahun asal Kecamatan Sambirejo, satu orang warga Kecamatan Miri.

Lalu dua orang warga dari Kecamatan Tanon, satu orang warga Kecamatan Masaran dan dua orang warga Kecamatan Sragen.

Baca Juga :  Divonis 4 Kali Lebih Berat, 3 Terdakwa Korupsi Rp 2 Miliar Proyek RSUD Sragen Kompak Langsung Nyatakan Banding. Jaksa Juga Pikir-pikir

Dari tujuh tambahan baru itu, empat di antaranya hasil tracking dan tertular dari kontak erat pasien positif sebelumnya. Sedang dua lainnya memiliki riwayat perjalanan luar kota dan satu masih misterius.

Dua yang memiliki riwayat pelaku perjalanan itu adalah Ny S (Perempuan, 33 tahun) asal Kecamatan Sragen. Perempuan muda itu punya riwayat perjalanan dari Jayapura Utara dengan indikasi post partum atau mengalami perdarahan pasca melahirkan.

“Kemudian ada KHR, anak perempuan, berusia 9 tahun asal Kecamatan Sambirejo. KHR punya riwayat perjalanan dari Bima sebelum lebaran dan hasil swabnya juga positif,” paparnya Kamis (20/8/2020).

Selain dua pelaku perjalanan itu, ada satu tambahan kasus positif yang belum terlacak sumber penularannya. Ia diketahui berinisiak DK (Perempuan, 25 tahun) asal Kecamatan Miri.

“DK merupakan ibu hamil dan tidak punya riwayat perjalanan. Saat ini sudah di rujuk ke RSUD dr. Moewardi Solo dari RSUD dr. Soeratno Gemolong,” tuturnya.

Baca Juga :  Pecah Rekor Baru Covid-19 Sragen, Hari Ini 47 Warga Positif Berhasil Sembuh dan Dipulangkan. Total Sudah 349 Pasien Covid-19 Sembuh, 62 Meninggal Dunia

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Hargiyanto menyampaikan mayoritas pasien positif hari ini merupakan hasil tracking dan punya riwayat kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.

Selain itu ada juga yang terkonfirmasi positif dari pelaku perjalanan atau sebelumnya terdeteksi melakukan perjalanan dari luar kota.

Dengan tambahan tujuh kasus baru itu, maka total kasus positif hari ini mencapai 160 kasus.

Dari jumlah itu ada 96 orang sembuh, 53 dirawat yakni 43 asimtomatik dan 10 simtomatik serta 11 orang meninggal.

Sementara jumlah suspek covid-19 hari ini tercatat sebanyak 197 kasus dengan rincian 9 dirawat, 153 sembuh dan 35 meninggal dunia.

Sementara, dengan tambahan dua suspek meninggal, hingga kini total ada 49 yang meninggal terkait covid-19.

Rinciannya, 11 pasien positif, satu pasien positif dan sembuh asal Sribit Sidoharjo, 35 suspek, satu ODP dan satu PP. Wardoyo