JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Setelah Boncengkan Gadis, Seorang OB Tewas dengan Luka Bacok di Leher

Ilustrasi mayat. Foto: Pixabay.com

LAMPUNG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Usai memboncengkan perempuan, seorang office boy (OB) sebuah bank di OKU Selatan, Lampung, tewas dibunuh dengan luka bacok di leher, Minggu (16/8/2020) sore.

Diduga, pelaku pembunuhan merasa cemburu terhadap korban yang telah memboncengkan perempuan tersebut.

Sebelum kejadian, korban yang bernama Predika (23), warga Desa Hangkusa, Kecamatan BPRRT itu sempat mendapat ancaman dari pelaku.

Korban adalah seorang OB bank di wilayah Simpang Sender, Kecamatan BPRRT, Kabupaten OKU Selatan.

Dalam kondisi terluka parah, korban sebenarnya sempat dilarikan ke RS Liwa, Kabupaten Lampung Barat. Namun sayang, nyawanya tidak dapat tertolong.

Pembunuhan, diduga dilakukan oleh dua orang. Satu orang pelaku di antaranya telah berhasil diamankan polisi, atas nama Saputra bin Surip.

Baca Juga :  Laporan Kasus Dugaan Kerumunan Presiden Jokowi di NTT Ditolak Polri

Sedangkan satu pelaku lainnya yakni Yosef bin Helmi masih dalam pengejaran, alias buron.

Kapolres OKU Selatan, AKBP Zulkarnain Harahap SIK, melalui Kapolsek Banding Agung AKP Hendry membenarkan terkait pembunuhan terhadap karyawan OB salah satu bank di Simpang Sender.

“Iya benar (ada pembunuhan OB), satu orang pelaku telah diamankan atas nama Saputra Bin Surip,” singkat Hendry.

Terkait motif pembunuhan, Hendry menambahkan, berdasarkan pengembangan sementara, diduga karena pelaku cemburu terhadap seorang gadis yang dibawa oleh korban.

“Sepertinya karena cemburu,” tambah Hendry dikonfirmasi via telpon terkait motif pembunuhan tersebut.

Baca Juga :  Kemenhub Pastikan GeNose akan Digunakan untuk Memindai Calon Penumpang Pesawat di Bandara, Mulai Diterapkan pada 1 April 2021

Dihimpun Sripoku.com, sebelum peristiwa pembunuhan, korban sempat membonceng seorang gadis dari wilayah Simpang Sender menuju Desa Sukarame dan sempat diancam oleh pelaku.

Dibawah ancaman, korban sempat ragu untuk melanjutkan perjalanan pulang seorang diri ke rumahnya dan meminta rekannya yang ada di Desa setempat untuk mengantar pulang.

Kendati demikian, belum sempat rekannya mengantar pulang, kedua pelaku telah tiba di TKP melakukan penganiayaan dengan membacok leher korban, tepatnya di Jalan Raya Desa Sukarame, Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah (BPRRT) depan pabrik penggilingan mesin padi.

www.tribunnews.com