JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Tabrak Truk, Seorang Pengendara Perempuan Muda di Pringapus Ungaran Tewas di Lokasi Kejadian

Petugas bersama warga sekitar melakukan evakuasi jenazah korban kecelakaan di Jalan Merakmati-Derekan, Pringapus. Istimewa

UNGARAN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Peristiwa kecelakaan tragis merenggut nyawa terjadi di Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang pada Rabu (19/9/2020) malam. Seorang pengendara perempuan, tewas seketika di lokasi kecelakaan di Jalan Merakmati-Derekan tepatnya di jalan masuk desa Derekan. Korban diketahui bernama Clarisska N. Anggraini (20) warga Dusun Jatikurung Kurung RW 09, Desa Jatirunggo.

Data yang dihimpun, kronologi tewasnya korban saat berkendara menghantam truk Isuzu yang melaju dari arah berlawanan. Akibatnya, korban tewas seketika di lokasi kecelakaan dengan sejumlah luka serius pada bagian kepala korban.

Korban mengendarai sepeda motor Vario nopol H 6715A SC melaju dari arah Merakmati menuju Jatirunggo.
Saat tiba di lokasi kejadian menabrak Truk Isuzu warna putih dari arah yang berlawanan. Truk tersebut dikemudikan oleh Oot Anton Prasetyo (38) warga Dukuh Taman RW 04, Desa Pandansari, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes. Pengemudi truk tidak mengalami luka apapun.

Baca Juga :  Legislator Blora Lakukan Pengawasan Khusus Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Kasat Lantas Polres Semarang AKP Muhammad Adiel Aristo melalui Kanit Laka Ipda Wardoyo saat dikonfirmasi wartawan membenarkan terjadinya peristiwa kecelakaan tersebut. Kronologi kejadian berawal saat korban diduga sepulang dari kerja melaju dari arah Merakmati hendak pulang ke Jatirunggo melalui Derekan.

“Diduga korban tergesa-gesa hingga berupaya menyalip kendaraan lain yang melaju searah di depannya. Bersamaan itu melaju truk Isuzu nopol R 1430 YA dari arah berlawanan dengan kecepatan tinggi,” terang Ipda Wardoyo.

Baca Juga :  Jatingaleh, Kali Pancur dan Sejarah Perjalanan Sunan Kalijaga

“Kedua kendaraan tabrakan berhadap-hadapan. Lantaran jarak antar kendaraan yang terlalu dekat dan posisi motor yang dikendarai korban terlalu ke kanan, tabrakan tidak dapat dihindarkan,” sambung dia.

Ipda Wardoyo menambahkan, pasca terjadinya kecelakaan, jenazah korban langsung dibawa pulang ke rumah duka setelah sebelumnya dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis dan selanjutnya diserahkan ke keluarga untuk proses pemakaman. P Yoga|Satria Utama