JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Viral Video Antrean Pendaki Gunung Lawu Berjubel, Tak Jaga Jarak dan Abaikan Protokol Kesehatan

Tangkapan layar video situasi antrean pendaki di pintu masuk Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Minggu (16/8/2020). Foto: Twitter/@magetanbanget

MAGETAN, JOGLOSEMARNEWS.COM Sebuah video yang memperlihatkan antrean panjang pendaki yang hendak naik ke Gunung Lawu beredar di media sosial.

Diketahui kondisi itu terjadi di pintu masuk Gunung Lawu tepatnya di Cemoro Sewu, Magetan, Jawa Timur, pada Minggu (16/8/2020).

Video berdurasi 15 detik itu diunggah oleh akun @magetanbanget. Tampak dalam video, antrean pendaki yang sangat padat dengan mengabaikan protokol kesehatan.

Menjelang perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, kawasan pendakian Gunung Lawu kerap dipadati para pendaki yang ingin merayakan upacara di puncak.

Namun di tengah situasi pendemi corona seperti saat ini, penerapan physical distancing atau jaga jarak serta protokol kesehatan penting untuk dilakukan demi mencegah penyebaran Covid-19. Hal itu tidak terlihat dilakukan oleh para pendaki Gunung Lawu di video.

Kabar kepadatan pendakian di Gunung Lawu itu turut dibenarkan Ketua Paguyuban Giri Lawu (PGL), Miko Wicaksnono. Dia membenarkan kejadian dalam video diambil di pintu masuk Cemoro Sewu.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di 9 Provinsi Meroket Tajam, Semua Tempat Hiburan Malam, Karaoke dan Pusat Perbelanjaan Diminta Ditutup!

“Benar, video diambil di pintu masuk Cemoro Sewu tadi pagi. Videonya dari unggahan teman di basecamp,” ujarnya, Minggu (16/8/2020).

Miko melaporkan kondisi itu terjadi sejak pagi saat dibukanya registrasi pendaki mulai 08.00 WIB hingga ditutup pada pukul 17.00 WIB.

“Kita masih di basecamp Cemoro Sewu, kondisi ramai pengunjung, relawan gabungan siaga untuk berjaga-jaga bila ada sesuatu hal yang urgent,” imbuhnya.

Tangkapan layar video situasi antrean pendaki di pintu masuk Gunung Lawu via Cemoro Sewu, Minggu (16/8/2020). Foto: Twitter/@magetanbanget

Terkait kondisi antrean pendaki yang sampai berjubel dan tidak mengindahkan protokol kesehatan, Miko memberikan penjelasannya.

Ia mengaku pihaknya kewalahan mengatur pendaki yang membludak. Padahal sebelumnya dari PGL sudah memberikan imbauan dan mensosialisasikan tentang protokol kesehatan lewat media sosial.

“Aturan protokol kesehatan, persyaratan naik dan sebagainya, dari pihak perhutani dan kami sudah disosialisasikan”

Baca Juga :  Awas, Tim Penindakan Terbentuk, Warga Karanganyar Tak Boleh Lagi Sepelekan Prokes. Nekat Gelar Acara Kerumunan, Bupati Sebut Bisa Dibubarkan Paksa!

“Juga sudah menyiapkan tempat cuci tangan di pintu masuk Cemoro Sewu tapi ketika pendaki berdatangan kita kewalahan untuk mengatur.”

“Kita hanya bisa mengimbau lewat pengeras suara, kita sudah berusaha untuk menertibkan,” tegas Miko.

Miko juga menginformasikan dari kuota 800 pendaki untuk Minggu (16/8/2020) itu sudah penuh dan selanjutnya ditutup untuk sementara, mulai Senin (17/8/2020), hingga waktu yang belum ditentukan.

Dirinya dan juga relawan terus meminta para pendaki untuk menerapkan dan mentaati protokol kesehatan yang ada selama mendaki Gunung Lawu.

“Untuk para pendaki imbauannya tetap patuhi protokol kesehatan. Tetap safety, jaga kebersihan, patuhi apa yang sudah menjadi peraturan setiap basecamp,” tandasnya.

Video situasi antrean pendaki di Gunung Lawu itu viral dan telah mendapat lebih dari 1,.500 komentar, dengan lebih dari 5.500 suka dan dibagikan ulang lebih dari 5.600 kali.

www.tribunnews.com