JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Baru 25 Persen Mahasiswa Ikuti Validasi untuk Subsidi Kuota Internet, Kemendikbud Akan Sosialisasi Besar-besaran

Foto: Pixabay

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sejauh ini baru sebanyak 25,56 persen mahasiswa dan 33,28 persen dosen yang melakukan validasi nomor ponsel untuk mengikuti bantuan subsidi kuota internet dari pemerintah.

Hal itu dikatakan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Parisyanti Nurwardani.

Untuk mendongkrak jumlah itu, Parisyanti mengatakan, Kemendikbud akan mengadakan sosialisasi besar-besaran.

“25,56 persen dari 7,9 juta mahasiswa yang sudah validasi nomor HP. Kemudian dosen sebanyak 33,28 persen dari jumlah 270 ribu orang sudah update nomor HP yang valid,” ujar Parisyanti dalam acara penandatanganan nota kesepahaman antara Kemendikbud dan provider Tri, Jumat (4/9/2020).

Baca Juga :  1.400 Mahasiswa Baru Unisri Ikuti Orientasi Kampus

Menurut dia, Kemendikbud akan mulai menggalakkan sosialisasi yang akan dimulai Jumat malam ini.

Beberapa langkah yang akan diambil adalah kampanye melalui media sosial dan menggelar webinar secara intensif yang akan dimulai dari Senin (7/9/2020).

Webinar itu nantinya akan berisi materi terkait mekanisme subsidi kuota internet dari Kemendikbud. Kementerian akan langsung memberikan bimbingan teknis terkait validasi nomor ponsel bagi civitas akademika perguruan tinggi.

“Hari ini kami akan meluncurkan sosialisasi panduan teknis untuk kuota gratis dari Kemendikbud,” tutur Parisyanti.

Proses validasi nomor ponsel ini akan berakhir Jumat, 11 September 2020 pukul 12.00 WIB.

“Jika (hingga 11 September) masih kurang dari 95 persen kami lakukan berbagai tindak lanjut,” ujarnya.

Baca Juga :  Catat Tanggalnya, Simak Ketentuannya, Kemendikbud Buka Program Beasiswa Unggulan 2020

Bagi mahasiswa dan dosen yang nomornya sudah diregistrasi akan diberikan subsidi kuota internet sebesar 50 GB yang bisa diakses selama 30 hari.

Kuota itu hanya bisa mengakses situs atau aplikasi yang masuk ke dalam daftar putih atau whitelist yang sebelumnya sudah diajukan oleh pihak universitas.

Bersamaan dengan itu, provider Tri juga memberikan bonus kuota sebesar 10 GB untuk mengakses situs apapun di luar whitelist.

Apabila subsidi kuota internet 50 GB habis, mahasiswa bisa membeli secara mandiri melalui aplikasi Bima+ milik Tri atau melalui universitas.

www.tempo.co