JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Bupati Karanganyar Didatangi Petugas Sensus Penduduk. Kepala BPS Sebut Baru Separuh Warga Yang Sudah Disensus

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat didatangi petugas sensus. Foto/Wardoyo
Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat didatangi petugas sensus. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pelaksanaan Sensus Penduduk September (SPS) yang dijalankan Badan Pusat Statistik (BPS) Karanganyar hingga saat ini baru menjangkau setengah dari warga sasaran.

SPS sendiri bakal berakhir pada 15 September 2020 nanti. BPS akan bekerjasama dengan Pemkab karanganyar untuk melakukan sensus apabila setelah tanggal 15 September nanti, masih ada warga Karanganyar yang belum disensus.

‘’Kita tetap pantau terus apakah masih ada yang tertinggal belum disensus, lapor Pak Juli, bapak yang bantu melalui pak camat, pak lurah sampai tingkat RT,’’ terang Kepala BPS Karanganyar, Dewi Tri Rahayuni, usai melakukan sensus penduduk di kediaman Bupati Karanganyar, Juliyatmono di Ngijo, Tasikmadu, Selasa (8/9/2020).

Baca Juga :  Selamat, 120 Kelompok Usaha di Karanganyar Dapat Gelontoran Bantuan Rp 20 Jutaan. Kadinas Pesan Jangan Disalahgunakan!

Menurut Dewi, pihaknya sudah melakukan SPS terhadap lebih dari separuh masyarakat yang harus disensus.

SPS adalah sensus lapangan yang dilakukan untuk mengonfirmasi ulang keberadaan penduduk yang telah melakukan sensus online sebelumnya.

‘’SPS 2020 berlangsung dari tanggal 1 sampai 15 September nanti,’’ kata Dewi.

Diakui Dewi, pihaknya mengalami kendala saat melakukan sensus di lapangan. Misalnya, ketua RT yang tidak selalu berada di rumah. Sehingga petugas sensus harus menyesuaikan waktu ketua RT saat berada di rumah sehingga siap didatangi.

Baca Juga :  Makin Mengganas, Jumlah Warga Karanganyar Meninggal Terkait Covid-19 Meroket Jadi 75 Orang. Jumlah Kasus Positif Dekati Angka 400, Suspek 1.842

‘’Kedua, banyak sekali warga baru yang belum atau tidak terdaftar di DP2 petugas sensus sehingga harus dilakukan sensus lagi,’’ ujar Dewi.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, adanya pandemi Covid-19 memaksa petugas sensus tidak bisa menjangkau beberapa wilayah di Karanganyar.

‘’Kita akan cari ruang agar kendala ini bisa diatasi,’’ kata Juliyatmono. Wardoyo