JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Jenazah Balita Cantik, Reva Anindia, Akhirnya Ditemukan Telungkup di Batu Padas Sungai Bengawan Solo. Pemakaman Diiringi Isak Tangis, Ibunya Berkali-Kali Jatuh Pingsan

Tim rescue saat mengevakuasi jasad Reva Anindia, Selasa (8/9/2020). Foto/Wardoyo
Tim rescue saat mengevakuasi jasad Reva Anindia, Selasa (8/9/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Balita cantik, Reva Anindia (4,5) asal Dukuh Driyan RT 4, Desa Gentan Banaran, Plupuh, Sragen yang dilaporkan hilang misterius Senin (7/9/2020) akhirnya ditemukan.

Putri sulung Yanti (34) itu ditemukan telungkup di atas batu padas di aliran Sungai Bengawan Solo, Selasa (8/9/2020) pagi sekitar pukul 04.45 WIB.

Balita malang itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Isak tangis pun mengiringi penemuan jasad balita cantik itu. Bahkan ibunya sempat berkali-kali jatuh pingsan.

“Sudah ditemukan tadi pagi. Keluarga sempat tangisan. Ibunya bahkan sempat semaput berkali-kali. Ini barusaja selesai dimakamkan,” papar Sutarto, pegawai Dishub Sragen yang berdomisili di dekat rumah korban.

Balita malang itu dimakamkan di pemakaman dukuh setempat. Isak tangis mengiringi prosesi pemakaman.

Baca Juga :  Usai Laporkan Kepala DPUPR Sragen, KPK RI Pelototi Tahapan Lelang Proyek 2020. Sebut Surat Dukungan Rawan Dimainkan dan Direkayasa!

Rescuer Basarnas Pos SAR Surakarta, Gohan Wijayana menjelaskan korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa sekira 320 meter dari lokasi kejadian.

Jasad korban diketemukan kurang lebih 320 meter dari lokasi terakhir diketahui, sekitar pukul 04.45 WIB.

Gohan mengatakan, sesuai koordinasi tim SAR gabungan, pencarian dilakukan dengan pemantauan manual menggunakan alat penerangan lampu. Pemantauan manual tersebut dilakukan dengan menunjuk tiga posko pemantauan dengan total jarak 320 meter.

“Korban ditemukan di sekitar pos tiga pemantauan. Posisi korban tertelungkup di pinggir sungai di sekitar batuan padas,” ungkapnya.

Usai diketemukan, korban kemudian dievakuasi oleh para relawan. Korban dibawa ke rumah duka yang terletak tak jauh dari bantaran Bengawan Solo di Dukuh Driyan, Desa Gentanbanaran, Kecamatan Plupuh, Sragen.

Baca Juga :  Awas, Sumber Penularan 3 Warga Sragen Yang Positif Covid-19 Hari Ini Masih Misteri. Berasal dari Gondang, Sukodono dan Karangmalang

“Sekitar 140 relawan SAR gabungan turut membantu operasi pencarian korban. Selanjutnya sru yang terlibat dibubarkan untuk dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” jelas Gohan.

Sebelumnya, Reva dilaporkan hilang diduga hanyut di Bengawan Solo, Sragen. Berdasarkan informasi warga, kejadian ini berawal saat ibu korban, Yanti (34), mencari anaknya di sekitar rumah, Dukuh Driyan, Desa Gentanbanaran, Kecamatan Plupuh, Sragen.

Warga kemudian berinisiatif mencari di bantaran Bengawan Solo yang jarak rumah korban dengan bantaran hanya sekitar 30 meter. Dalam pencarian tersebut, warga menemukan bekas kaki terpeleset yang diduga bekas kaki korban. Wardoyo