JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Kasus Joko Tjandra, Kejagung Buru Bukti Perjalanan Jaksa Pinangki Keluar Negeri

Jaksa Pinangki Sirna Malasari / tempo.co
madu borneo
madu borneo
madu borneo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pihak Kejaksaan Agung kini tengah memburu alat bukti terkait dengan kepergian Jaksa Pinangki Sirna Malasari ke luar negeri.

Sehubungan dengan hal itu, Ssnin (21/9/2020) kemarin Kejaksaan Agung memeriksa Manager Station Automation System Garuda Indonesia, M Oki Zuheimi.

Ia diperiksa terkait kasus dugaan suap kepada Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

“Saudara Muhammad Oki Zuheimi diperiksa untuk tersangka JST (Djoko Tjandra) dan AIJ (Andi Irfan Jaya),” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono melalui keterangan tertulis,Senin (21/9/ 2020).

Baca Juga :  Tragis! Sekeluarga di Legok Tangerang Tewas Saat Rumahnya Terbakar

Selain Oki Zuheimi, penyidik juga memeriksa Manager Fraud Prevention Garuda Indonesia, Herunata Joseph; dan Manager Reservation, Ticketing, & Distribution System Garuda Indonesia, Yeno Danita.

Hari mengatakan, pemeriksaan terhadap ketiga saksi tersebut guna mencari alat bukti tentang perjalanan keluar negeri Jaksa Pinangki bersama Andi Irfan yang untuk bertemu dengan Djoko Tjandra.

Baca Juga :  Jarang Muncul di Hadapan Publik hingga Disebut Tidak Banyak Bekerja, Wapres Ma'ruf Amin Buka-bukaan: Tidak Ada Dua Matahari

Dalam kasus dugaan gratifikasi kepengurusan fatwa bebas dari Mahkamah Agung (MA) ini, Kejaksaan Agung telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka adalah Jaksa Pinangki, Djoko Tjandra, dan Andi Irfan Jaya.

Jaksa Pinangki disangka telah menerima suap sebesar $US 500 ribu atau sekitar Rp 7,4 miliar setelah berhasil membuat Djoko Tjandra menerima proposalnya yang berisi penawaran penyelesaian kasus. Sementara Andi Irfan Jaya yang diduga menjadi perantara pemberian uang.

www.tempo.co