JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pasangan Yuni-Suroto Bakal Pakai Yel-Yel Gotong Royong, Berjuang, Menang di Pilkada Sragen. Pendaftaran Digelar Usai Jumatan, Rombongan Berangkat dari Ndayu

Bupati Yuni dan Suroto dengan pakaian batik Kliwonan Masaran yang akan dipilih untuk mendaftar ke KPU besok. Foto/Istimewa

IMG 20200903 190357
Bupati Yuni dan Suroto dengan pakaian batik Kliwonan Masaran yang akan dipilih untuk mendaftar ke KPU besok. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pasangan bakal cabup dan cawabup, Kusdinar Untung Yuni Sukowati- Suroto memastikan sudah menentukan yel-yel penyemangat dalam pertarungan Pilkada Sragen 2020.

Paslon yang diusung koalisi enam parpol itu bakal menggunakan yel-yel Gotong Rotong, Berjuang, Menang. Yel-yel itu diputuskan dalam rapat konsolidasi parpol pengusung pada dua hari lalu.

“Ya, yel-yel kami nanti gotong royong, berjuang, menang. Filosofi dan maknanya, ayo gotong rotong mbangun Sragen,” papar Yuni ditemui di ruang kerjanya, Kamis (3/9/2020).

Ia menguraikan yel-yel penyemangat itu merupakan ajalan bagi seluruh rakyat Sragen agar memiliki semangat handarbeni sehingga bersama-sama membangun Sragen lebih maju lagi.

Baca Juga :  Innalillahi, Satu Guru SMAN 1 Gondang Sragen Kembali Meninggal Positif Covid-19 Malam Ini. Mengajar Fisika, Berasal dari Tangen

Menurutnya, dibutuhkan kebersamaan dan kegotongroyongan seluruh komponen masyarakat untuk membangun Sragen.

“Semua harus cancut taliwanda, bareng-bareng mbangun Sragen,” terangnya.

Selain itu, gotong royong itu juga bermakna bahwa pasangan Yuni-Suroto berangkat diusung oleh enam partai politik. Dukungan enam parpol itu semua juga mewujudkan sebuah semangat gotong royong.

Lebih lanjut, Yuni menyampaikan untuk rencana pendaftaran ke KPU, akan dilakukan besok (Jumat, 4/9/2020) siang. Namun ia memastikan prosesi pendaftaran akan dilakukan dengan sederhana.

Baca Juga :  Petani Sragen Rame-Rame Berontak, Sudah Jatah Pupuk Berkurang, Pengecer Main Ancam Wajibkan Beli Tumpangan Nonsubsidi!

“Tidak ada pawai, pokoknya sederhana. Saya akan didampingi suami dan anak-anak. Pak Suroto juga sama istri. Lalu pengurus partai pengusung. Saya memang tidak ingin berbanyak-banyak. Partai pengusung pun paling hanya ketua dan sekretaris beserta tim. Mungkin keluarga dan enam parpol sekitar 10 mobil atau paling banyak ya sekitar 60-70 orang,” tandasnya.

Yuni menyampaikan, nantinya rombongan akan berkumpul di Ndayu dan berangkat bersama-sama menuju KPU selepas salat Jumat. Menurut rencana, rombongan akan berdoa bersama dan setelah Jumatan baru bertolak ke KPU. Wardoyo