JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Beli Tiket Obyek Wisata di Karanganyar Kini Cukup Via Online dan Bayar Nontunai Lewat E-Ticketing. Simak Pula Aplikasi Si Denok untuk Panduan Pariwisata!

Peluncuran E-Ticketing oleh Bupati Karanganyar. Foto/Beni
madu borneo
madu borneo
madu borneo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tingginya tingkat okupansi wisata di Karanganyar mendorong pemkab setempat meningkatkan layanan skala internasional melalui program E-Ticketing Tourism.

Langkah maju penerapalan program berbasis digital tersebut diharapkan mendongkrak peningkatan kunjungan wisata karena semua pelayanan sudah dimudahkan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan untuk program digitalisasi wisata tersebut pihaknya membuka kerjasama dengan jasa layanan E-Ticketing.

Dalam hal ini kerjasama dengan Bank Mandiri melalui unit program DOKU dan MKP Mobile yang membidangi digitalisasi E-Ticketing.

Adapun sebagai percontohan program E-Ticketing dilakukan untuk Candi Sukuh dan Candi Cetho sehingga pengunjung tidak perlu membayar manual tapi bisa membayar melalui fasilitas E-Ticketing.

Baca Juga :  Hajatan Mulai Banyak Blong-Blongan, Karanganyar Kembali Masuk Zona Merah Covid-19. Dinkes Minta Pengawasan Diperketat, Warga Diminta Lebih Taat

“Dengan E-Ticketing ini kami yakin selain memberikan kemudahan bagi wisatawan juga menjadi solusi ditengah pandemi covid 19,” ujarnya pada sambutan peluncuran E-Ticketing Kamis (1/10/2020) di Candi Sukuh.

Pada acara tersebut, Bupati juga meluncurkan program paket aplikasi Si Denok yaitu aplikasi yang memuat konten terkait kepemudaan, keolahragaan, dan kepariwisataan.

“Semua terobosan ini kita lakukan untuk mendongkrak pasar wisata Karanganyar lebih pesat lagi,” lanjutnya.

Bupati berharap fokus program E-Ticketing bukan hanya mengcover obyek wisata Candi Sukuh dan Candi Cetho saja tapi bisa mengkover semua obyek wisata yang ada di Karanganyar baik milik pemkab ataupun milik swasta.

Baca Juga :  Dibayang-Bayangi Pandemi Covid-19, Jangan Kaget KUA PPAS APBD Karanganyar Tahun 2021 Diwarnai Penurunan Penerimaan Hingga Rp 138 Milyar

Sementara itu Chief Executive Officer MKP Mobile, Nicholas Anggada optimis dalam jangka berikutnya E-Ticketing dapat mengcover semua obyek wisata di Karanganyar.

“Nanti kita akan mengarah kesana,” ujarnya.

SVP Business Expansion and Regional Sales DOKU Irvan Burhan menjelaskan sistem E-ticketing diterapkan bersama dengan MKP Mobile sehingga memungkinkan para wisatawan membayar tiket secara non-tunai dan non-sentuh.

“Cukup dengan menggunakan metode scan QRIS melalui smartphone masing-masing semua layanan kemudahan bagi wisatawan bisa dinikmati,” tandasnya. Beni Indra