JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Innalillahi, Satu Perawat Asal Sragen Meninggal Positif Covid-19. Jenazah Langsung Dimakamkan Tanpa Disemayamkan, 2 Anaknya Juga Ikut Tertular Positif

Petugas medis berpakaian APD lengkap dari rumah sakit dan Satgas Covid-19 Desa Singopadu saat memakamkan perawat yang meninggal positig terpapar covid-19. Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabar duka menghampiri dunia tenaga kesehatan di Sragen. Seorang perawat meninggal dunia akibat terpapar covid-19.

Perawat laki-laki berinisial LHM berusia 46 tahun itu meninggal pada Jumat (9/10/2020). Almarhum diketahui berdomisili di Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo, Sragen.

Perawat paruh baya itu mengembuskan nafas terakhirnya saat menjalani perawatan di RSUD dr Moewardi Solo. Bapak empat anak itu meninggal dengan hasil swab dinyatakan positif terkonfirmasi covid-19.

“Hasil swabnya positif covid-19,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto.

Sekretaris Desa Singopadu, Suyatno membenarkan bahwa LHM adalah warga Singopadu. Selama ini yang bersangkutan berprofesi sebagai perawat di RSUD dr Moewardi dan meninggal juga di rumah sakit yang sama.

Baca Juga :  Positif Covid-19, Pengantin asal Kedawung Sragen Langsung Dikarantina Usai Menikah. Enam Warga Akhirnya Mau Diswab Tapi Minta Dijemput di Balai Desa

Almarhum meninggal dengan hasil swab memang positif. Karenanya prosesi pemakaman dilakukan sesuai protokol covid-19. Yakni dilakukan oleh petugas berpakaian APD lengkap dan jenazah tanpa disemayamkan namun dari rumah sakit langsung dibawa ke makam.

“Bahkan dari Satgas Covid-19 desa juga ikut membantu proses pemakaman. Semua berpakaian APD lengkap. Sudah dimakamkan,” tuturnya Minggu (11/10/2020).

2 Anak Positif

Menurutnya, almarhum memiliki riwayat penyakit dalam. Yang bersangkutan meninggalkan seorang istri yang juga berprofesi sebagai perawat di RSUD dr Moewardi Solo.

Baca Juga :  Boncengkan Bibinya Untuk Isolasi, Siswi SMA Asal Gawan Tanon Sragen Malah Ikut Tertular dan Positif Terpapar Covid-19. Kakek Neneknya dan 3 Tetangga Ikut Diswab, Bantuan Logistik Terpaksa Didorong di Depan Pintu

Kemudian meninggalkan empat orang anak. Dari data yang dirili Gugus Tugas Covid-19 Sragen Sabtu (10/10/2020), ari empat orang itu, hasil swab menunjukkan dua orang anak masing-masing berinisial FR (22) dan MAW (13)  juga positif covid-19.

Sedangkan dua anak lainnya, hasil swabnya negatif. Meski ada kasus satu warga meninggal dan positif, Suyatno memastikan situasi desa dan warga relatif kondusif.

Namun warga sudah diimbau untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan menaati protokol kesehatan. Wardoyo