JOGLOSEMARNEWS.COM Market Ekbis

Kesalahan yang Umum Terjadi Saat Berdagang Valas

Ilustrasi perdagangan Valas. Pixabay
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

Dalam dunia trading, cukup lumrah bagi seorang trader untuk berbuat kesalahan terlebih di tengah banyaknya hal yang tidak pasti. Namun, jika kesalahan tersebut berulang terus menerus, ini artinya ada yang salah dengan strategi perdagangan yang Anda terapkan. Jika tidak diselesaikan dengan cepat, hal ini bisa berdampak pada semakin meningkatnya angka kerugian yang harus Anda derita. Bukannya memperoleh keuntungan, Anda justru akan rugi besar.

Oleh karena itu, sedari awal, Anda harus bisa mengetahui kesalahan-kesalahan dalam perdagangan valas agar hal tersebut tak perlu lagi terulang. Untuk alasan inilah, artikel ini kami sajikan bagi Anda. Hindari kesalahan-kesalahan berikut ini yang umum terjadi saat berdagang valas dan bukan tidak mungkin peluang sukses Anda bisa bertambah besar.

Over trading

Over trading atau melakukan perdagangan dalam jumlah maupun frekuensi yang terlalu tinggi adalah kesalahan yang kerap dilakukan para trader. Hal ini wajib dihindari karena ketika Anda melakukan perdagangan terlalu sering atau terlalu besar, besar kemungkinan Anda tidak mengamati seluruh indikator yang ada dengan cermat karena cenderung ingin mengejar target tertentu. Akibatnya, keputusan yang Anda buat menjadi bias dan lemah sehingga berdampak pada kerugian, bukannya keuntungan.

Mengikuti risiko yang terlalu besar

Maksud dari pernyataan ini adalah Anda melakukan perdagangan dengan sejumlah dana tertentu, tanpa benar-benar tahu dan rela akan kehilangan modal tersebut. Masalah akan muncul ketika dana tersebut benar-benar hangus dan Anda tidak siap mengalami hal ini. Akibatnya, Anda menjadi frustasi dan hal ini akan berdampak serius terhadap keputusan maupun strategi perdagangan Anda berikutnya. Tak jarang hal semacam ini mendorong trader untuk bertindak secara impulsif dan mengabaikan indikator-indikator yang ada. Akibatnya jelas, kerugian terpampang jelas di depan mata.

Terlalu banyak berpikir

Mempertimbangkan seluruh aspek yang ada sangatlah penting, tapi jangan sampai Anda melakukannya dengan berlebihan. Salah satu aturan mendasar dalam perdagangan forex yang perlu Anda ketahui adalah melakukan perdagangan ketika seluruh indikator penting muncul. Ketika ini terjadi, Anda harus bergerak cepat, bukannya menghabiskan waktu dengan melakukan analisis terlalu berlebihan. Jika demikian halnya, maka seluruh pertimbangan yang Anda lakukan akan berujung sia-sia. 

Ilustrasi keuntungan perdagangan valas. Pixabay
Arogan

Kesalahan berikutnya yang harus Anda hindari adalah bersifat arogan. Ketika Anda terlalu percaya diri dengan strategi yang Anda miliki, ini artinya Anda membiarkan perasaan atau emosi Anda menguasai diri Anda. Akibatnya, ketika membuat pertimbangan, pikiran Anda akau kalut sehingga tidak mampu melihat indikator-indikator yang ada sampai semuanya sudah terlambat. Bukan hanya itu saja, sikap arogan juga bisa mendorong Anda melakukan perdagangan forex yang berisiko terlalu besar. Biasanya Anda tidak melakukan hal semacam ini, tapi karena Anda sudah diliputi dengan sikap terlalu percaya diri dan arogan, langkah ini Anda ambil. Jelas, hal ini akan berakibat pada kerugian Anda dalam melakukan perdagangan.

Asal bertindak tanpa strategi

Perdagangan forex adalah sebuah bidang yang penuh dengan strategi dan analisis. Hal ini tidak bisa dilakukan semata-mata dengan tindakan impulsive, tanpa didasari pertimbangan yang matang. Hal inilah yang menjadi perbedaan mendasar antara perdagangan forex dengan ajang judi. Anda tidak akan bisa meraup untung jika Anda tidak menguasai dasar-dasar perdagangan, indikator, metode perdagangan, hingga beragam strategi mumpuni yang ada. Dalam dunia perdagangan forex, keberuntungan tidak akan membantu Anda.  *

Baca Juga :  Tutik Solo Rajut, Bermula dari Iseng Berbuah Jadi Berkah