JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sosok Nurul Wahidah, Remaja Putri Pelaku UMKM Inovatif Asal Karangmalang Yang Mendadak Curi Perhatian Cabup Sragen, Mbak Yuni. Langsung Diundang ke Ndayu Park, Begini Pesannya untuk Pelaku UMKM!

madu borneo
madu borneo
madu borneo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Masa pandemi covid-19 memang berdampak signifikan bagi pergerakan pada semua sektor dan sendi kehidupan.

Namun, bukan berarti pandemi menjadi akhir dari kreativitas dan semangat untuk bangkit. Seperti yang dilakukan Nurul Wahidah, remaja putri asal Terik Mulyo, Kecamatan Karangmalang, Sragen ini.

Masa pandemi telah membangkitkan kreativitasnya untuk merintis usaha makanan dengan membuat griil house. Dan semangat dan kreativitasnya itu, rupanya mencuri perhatian calon bupati Sragen sekaligus petahana, Kusdinar Untung Yuni Sukowati.

Saking terkesannya, Cabup yang akrab disapa Mbak Yuni itu bahkan langsung mengundang Nurul ke Ndayu Park, Karangmalang untuk membuat konten memasak bersama dengannya.

“Iya, seneng banget bisa diundang ke tempat Bu Yuni bikin konten bareng. Alhmdulillah senang karena bisa ngobrol-ngobrol bareng Ibu (Yuni),” papar Nurul, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Sabtu (3/10/2020).

Nurul mengakui tak menyangka bisa diundang langsung oleh Yuni. Menurutnya, selama ini dirinya memang mencoba untuk merintis berbagai wirausaha melalui Grill Housenya.

Berkat ketekunannya, usahanya yang berbasis pesan dan antar itu perlahan mulai dikenal. Bahkan di masa pandemi, pesanan yang datang cukup banyak.

Baca Juga :  Juara All England Praveen/Melati dan 10 Pasangan Ganda Campuran Top Pelatnas Diboyong Berlatih di GOR Billy Beras Sragen. Pelatih Nova Widianto Sebut Untuk Refreshing dan Persiapan Menuju Tour Asia di Thailand

“Kebetulan saya lulusan teknologi pangan jadi saya bergerak di bidang makanan dan olahannya,” terang Nurul.

Sementara, Cabup Yuni menyampaikan sengaja mengundang Nurul sebagai apresiasi atas kegigihan dan kreativitasnya dalam merintis usaha di masa pandemi.

Ia bahkan mengaku salut atas apa yang dilakukan Nurul di saat banyak pelaku UMKM harus berjibaku bertahan di tengah hempasan pandemi covid-19.

Menurut Yuni, masa andemi ini memang bukanlah hal yang mudah dihadapi. Terlebih lagi untuk para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah. Dengan berbagai himpitan dari berbagai arah, pelaku umkm harus bertarung untuk mempertahankan usahanya agar tetap berdiri.

Satu hal yang dapat memudahkan bahkan menyelamatkan usaha umkm adalah Inovasi. Inovasi dalam melihat peluang sekecil apapun, sehingga usahanya dapat melewati pandemi ini dengan selamat.

“Hari ini saya bertemu dengan pemudi yang penuh inovasi. Mbak Nurul Wahidah yang akrab dipanggil Mbak Nurul ini malah memulai usahanya di tengah pandemi ini. Mbak Nurul membuat usaha di bidang kuliner dengan nama Grill House, rekan-rekan semuanya dapat melihatnya di akun instagram @grillhouse.id. Mbak Nurul melihat kesempatan di tengah pandemi ini, rekan-rekan semuanya tidak dapat meninggalkan rumah untuk menikmati berbagai makanan yang lezat,” ujar Mbak Yuni.

Baca Juga :  Positif Covid-19, Pengantin asal Kedawung Sragen Langsung Dikarantina Usai Menikah. Enam Warga Akhirnya Mau Diswab Tapi Minta Dijemput di Balai Desa

Ia juga mengapresiasi inovasi drastis yang dilakukan Nurul. Dimana bukan cuma makanannya saja, melainkan juga seluruh peralatan yang digunakan juga diantarkan ke rumah pemesannya.

“Benar-benar inovasi yang cukup drastis bukan? Ini adalah salah satu cerita kecil tentang inovasi,” tuturnya.

Di bagian akhir, Yuni menyampaikan apa yang dilakukan Nurul setidaknya bisa menjadi gambaran pentingnya sebuah inovasi dalam dunia usaha.

Karenanya, ia pun berpesan kepada rekan-rekan UMKM di Sragen agar tetap semangat dalam menghadapi krisis pandemi kali ini. Bergerak bersama, saling berbagi, dan terus berinovasi adalah kunci agar tetap mampu beradaptasi.

“Bersama Mbak Yuni mari kita bangun ekosistem umkm di Sragen yang siap berinovasi dan tahan dalam menghadapi berbagai krisis,” tandasnya. Wardoyo