JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

18.000 Kartu Tani di Sragen Masih Tertahan, Pemkab Bolehkan Penebusan Pupuk Sementara Dilakukan Cara Manual. Tapi Ini Syarat-Syaratnya!

Sekda Sragen, Tatag Prabawanto saat memimpin pers rilis soal pupuk, Selasa (3/11/2020). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemkab Sragen menyampaikan hingga kini masih ada 18.000 kartu tani yang belum terdistribusi.

Sebagai solusinya, untuk musim tanam pertama (MT I) saat ini, penebusan boleh dilakukan secara manual bagi mereka yang belum memiliki kartu tani atau sistem penebusan lewat kartu taninya bermasalah.

Baca Juga :  Begini Kalau Istri-Istri Menteri Belanja Batik Sragen, Hanya 1 Jam Rp 300 Juta Habis

Hal itu disampaikan Sekda Sragen, Tatag Prabawanto kepada wartawan di ruang rapat Sekda, Selasa (3/11/2020). Ia mengatakan total kartu tani yang diplot untuk Sragen sebanyak 117.000.

Dari jumlah itu, sampai saat ini masih ada 18.000 kartu tani yang belum tersalurkan ke petani dengan berbagai kendala. Karenanya, pihaknya meminta agar petani yang belum memiliki kartu tani, segera mengurus kartu taninya.

Baca Juga :  Jelang Pernikahan Kaesang-Erina, Ibu Negara Iriana Jokowi Kunjungi Sentra Batik Kliwonan Sragen. Siap-Siap Borong?

“Sebab nanti mulai 1 Januari 2021, penebusan pupuk bersubsidi secara nasional diwajibkan pakai kartu tani,” paparnya.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com